BorneoFlash.com, PENAJAM – DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menyoroti besarnya potensi wisata daerah yang dinilai mampu menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) jika dikelola secara lebih optimal.
Anggota DPRD PPU, Jamaluddin, menjelaskan bahwa sejumlah bantuan pemerintah untuk pengembangan destinasi wisata sudah mulai berjalan. Fasilitas seperti perbaikan akses jalan, gazebo, toilet umum, kapal wisata, hingga kendaraan ATV telah diberikan untuk mendukung kenyamanan pengunjung.
“Pemda sudah memberi perhatian. Jalan-jalan sudah diperbaiki, ada bantuan toilet, gazebo, ATV. Harapan kita, pengunjung yang masuk kawasan wisata bisa dikenakan tiket masuk. Itu otomatis bisa jadi pemasukan daerah,” ujarnya, pada Selasa (2/12/2025).
Jamaluddin juga menilai pentingnya penerapan sistem tiket atau karcis berporporasi untuk mempermudah pengawasan retribusi serta mencegah manipulasi data.
“Kalau diberikan karcis yang bisa diporporasi, itu paling pas, kan sangat kurang manipulasinya,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki dasar untuk melakukan penarikan retribusi karena telah menyediakan fasilitas umum dan layanan yang memperkuat akses kawasan wisata.
Selain itu, Jamaluddin mengapresiasi gerak cepat Dinas Pariwisata yang berhasil mengajukan proposal bantuan hingga mendapatkan satu unit kapal wisata dari Pemerintah Provinsi dan tiga unit ATV dari APBD Kabupaten PPU.
“Untung Kadis Pariwisata sigap. Begitu dapat informasi peluang bantuan, langsung ajukan proposal dan alhamdulillah bisa terealisasi,” tuturnya.
Dengan fasilitas yang terus bertambah, Jamaluddin berharap pemerintah daerah dapat menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber PAD yang kuat di masa mendatang. (*/Adv)







