PT Pertamina Hulu Mahakam

Pertamina Hulu Mahakam dan BOSF Berkolaborasi Dukung Rehabilitasi Orangutan di Kalimantan

lihat foto
PT Pertamina Hulu Mahakam saat menyerahkan dukungan program rehabilitasi orangutan dan habitatnya di Pusat Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari, Kutai Kartanegara, pada 18 Januari 2025. Foto: HO/PHM
PT Pertamina Hulu Mahakam saat menyerahkan dukungan program rehabilitasi orangutan dan habitatnya di Pusat Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari, Kutai Kartanegara, pada 18 Januari 2025. Foto: HO/PHM
Ia menjelaskan, rehabilitasi orangutan memerlukan proses panjang hingga tujuh atau delapan tahun, termasuk pelatihan untuk kembali menjadi liar seperti memanjat pohon, membangun sarang, mencari pakan alami, serta mengenali predator.

“Proses rehabilitasi ini sangat penting untuk memastikan orangutan dapat dilepasliarkan kembali ke hutan dan hidup mandiri di habitatnya,“ tambah Agus.

Sementara itu, General Manager PHM Setyo Sapto Edi dalam sambutannya menjelaskan bahwa rehabilitasi orangutan dan habitatnya ini sejalan dengan komitmen Perusahaan dalam menjalankan program tanggung jawab sosial yang inovatif dan berkelanjutan sebagai bentuk penerapan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya Tujuan 15, tentang Menjaga Ekosistem Daratan.

“Dukungan konservasi orangutan dan habitatnya merupakan salah satu bentuk kepedulian dan komitmen PHM dalam melindungi dan melestarikan lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati melalui Program Pengembangan Masyarakat atau Program CSR Bidang Lingkungan, yaitu dengan melakukan konservasi flora, fauna dan habitatnya di seputar wilayah operasi,” jelas Setyo.

Ia mengharapkan, kerja sama rehabilitasi orangutan dan habitatnya ini dapat menyelamatkan populasi orangutan dan menambah luasan habitat yang aman bagi orangutan.

Sementara itu, Manager Communication Relations dan CID PT Pertamina Hulu Indonesia, Dony Indrawan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terus berlanjut hingga saat ini dengan BOSF.

PT Pertamina Hulu Mahakam saat menyerahkan dukungan program rehabilitasi orangutan dan habitatnya di Pusat Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari, Kutai Kartanegara, pada 18 Januari 2025. Foto: HO/PHM
PT Pertamina Hulu Mahakam saat menyerahkan dukungan program rehabilitasi orangutan dan habitatnya di Pusat Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari, Kutai Kartanegara, pada 18 Januari 2025. Foto: HO/PHM

“Kami meyakini bahwa kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, pemerintah daerah, dan LSM menjadi faktor yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan program-program TJSL atau CSR perusahaan,” ungkapnya.

Menurutnya, PHI dan seluruh anak perusahaan dan afiliasinya terus mendorong kolaborasi yang semakin baik dengan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan operasi migas perusahaan dapat terus menghasilkan energi yang selamat dan ramah lingkungan serta berdampak positif berganda yang dapat dinikmati bersama. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar