BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Syarifuddin Oddang mengusulkan agar setiap kelurahan memiliki Bank Sampah untuk mengatasi permasalahan sampah di lingkungan masyarakat, khususnya di Kota Balikpapan.
“Pengelolaan sampah yang baik penting untuk menjaga kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Oddang kepada media, Sabtu (22/6/2024).
Ia menjelaskan bahwa Bank Sampah dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), menjadikannya solusi yang efektif.
Oddang juga mengajak masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah dengan lebih baik sebelum membuangnya ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS).
“Dengan langkah ini, jumlah sampah yang masuk ke TPA Manggar akan berkurang. Diprediksi tahun 2026 TPA bisa penuh. Kita harus berpikir cerdas dan tepat, bagaimana supaya sampah tidak semua masuk ke TPA Manggar,” ucapnya.
Sebagai penyangga IKN, Balikpapan mengalami pertambahan penduduk yang signifikan, yang berdampak pada penanganan sampah. Meski Pemerintah Kota telah menerapkan aturan tentang pembuangan sampah, sampah masih berserakan.
“Kita sadari bahwa kritikan masyarakat selalu mengingatkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH), padahal penanganan sampah ini adalah urusan kita semua. Tidak semua orang taat aturan,” kata Oddang menjelaskan.
Ia berharap setiap Kelurahan dan Kecamatan memiliki tempat pengelolaan sampah, dari pemilahan hingga pengolahan, untuk mengurangi sampah ke TPA Manggar.
Oddang juga menyoroti sampah dari perusahaan dan perumahan yang tidak seharusnya dibuang ke TPA. Perusahaan dan perumahan harus mengelola sampahnya sendiri.
“Pengelolaan sampah adalah langkah awal untuk mengantisipasi pengurangan sampah,” ucapnya. (Adv)