“Tentu kami terus berupaya untuk terus memberi dukungan kepada masyarakat, terlebih kepada kegiatan yang memberi dampak pembangunan dan edukasi kepada masyarakat, seperti yang sudah dilakukan oleh PWI Kabupaten Paser,” ucap Bayu.
Ia juga berharap pelatihan jurnalistik ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, karena tidak semua sekolah yang ada di Kabupaten Paser ini dapat mengikutkan siswanya dalam agenda ini.
“Ada kemungkinan sekolah yang tidak sempat mengirim siswa-siswinya itu dikarenakan lokasinya jauh, kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut kedepannya,” katanya.
Sekretaris PWI Kabupaten Paser, Anas Abdul Kadir mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk memberi edukasi kepada masyarakat dalam menanggapi berita hoax.
“Tentu perlu pemahaman terhadap masyarakat bagaimana ciri dari berita hoax itu, dan itulah yang kami berikan kepada pelajar dalam pelatihan jurnalistik yang sudah terlaksana,” ucap Anas.

Ia pun turut memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang terlibat mensukseskan agenda ini, baik kepada Pemerintah Kabupaten Paser dan dari PT Pamapersada Nusantara.
“Melalui berbagai program pembinaan serta agenda sosial lainnya, kami juga berupaya untuk memberi dukungan pada Pemkab Paser dalam pembangunan utamanya peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” kata Anas.





