Tim kebun binatang kemudian menggunakan pelatihan untuk membiasakan anak panda tersebut dengan peti perjalanan khusus. Peti itu dilengkapi dengan papan kayu lapis yang dapat dilepas untuk memudahkan memberi makan dan pemeriksaan.
Pada hari perpindahan besar tersebut, peti Le Le diangkut dari kebun binatang ke bandara dengan truk ber-AC. Suhu truk dijaga antara 12 dan 16 derajat Celcius untuk menjaga suasana tetap nyaman dan sejuk bagi traveler berbulu ini.
Setelah tiba di bandara, peti Le Le diamankan ke palet sebelum memuatnya ke dalam pesawat. Palet ini juga berisi perlengkapan perjalanan untuk anak panda raksasa. Berat total peti yang diberi palet itu sekitar 600 kilogram.
Palet tersebut kemudian dimuat ke pesawat Boeing 747-400F milik SIA. Seperti halnya truk reefer, pesawat harus didinginkan terlebih dahulu satu jam sebelum panda naik ke pesawat.
Lalu palet dikunci di posisinya sebelum lepas landas untuk mengurangi pergerakan selama penerbangan. Dalam perjalanan mudiknya, Le Le tidak bepergian sendirian. Dia ditemani oleh seorang penjaga dan dokter hewan dari Singapura dan seorang penjaga kebun binatang dari Tiongkok.
Anak panda raksasa juga disuguhi makanan khusus dalam penerbangan selama perjalanannya yaitu bambu, rebung, buah, pelet, dan air.
Maskapai mengatakan dalam siaran pers pada hari Rabu bahwa Le Le tiba dengan selamat di China pada 16 Januari. Anak panda tersebut sekarang sedang dikarantina, dan Pusat Konservasi dan Penelitian Panda Raksasa Tiongkok akan segera meletakkan Le Le ke rumah permanen yang baru.





