Kemudian dari segi hukum, Abdul Rahim menilai untuk menegakan hukum di Indonesia perlu pemimpin yang berangkat dari background hukum.
Praktisi hukum tersebut ada pada Ganjar-Mahfud, yang keduanya merupakan sosok yang ada background hukumnya.
“Keduanya pasti memberikan jaminan karena ada background hukum, plus tidak punya catatan merah dalam kasus hukum dan track record keduanya juga jelas,. Harapan ketika keduanya jadi presiden adalah menegakkan hukum, karena negara harus menjamin kepastian hukum setiap warga negara,” tegas Rahim.
Sementara Radhika Darmawan menjelaskan, Ganjar merupakan sosok pemimpin gaul yang bisa menyentuh semua kalangan.
Bahkan dalam setiap kesempatan podcast, Ganjar sering bercerita tentang anak muda dengan durasi yang lama namun enjoy untuk disimak dan pesan yang disampaikan mudah diserap.
“Kita sepakat bahwa medsos sangat berperan penting dalam berbagai hal, termasuk politik. Saya rasa dari pak Ganjar, mengalihkan medsosnya untuk promosi UMKM sehingga mampu meningkatkan omset para UMKM. Saya sering juga lihat medsos pak Mahfud, dia sangat lugas, tegas soal sejarah, bahkan menanggapi berbagai hal melalui medsos,” paparnya.
Menurutnya, kedua sosok tersebut adalah pemimpin yang paham akan struggle untuk anak muda di Indonesia.
“Program pak Ganjar seperti pendidikan, kursus bahasa jepang hingga bisa langsung ke jepang karena aksesnya langsung dibuka pak Ganjar. Seperti inilah , pemimpin yang kita inginkan,” pungkasnya. (*)






