Kemitraan Kreatif BAT dan GMP: Pelopor Menciptakan Seat Dress Cover Berbahan Baku Kulit Lokal untuk Industri Penerbangan Global

oleh -
Penulis: Redaksi
Editor: Ardiansyah
Batam Aero Technic
Batam Aero Technic

BorneoFlash.com, JAKARTA – Dalam upaya terus mendukung inovasi dan pengembangan industri penerbangan, Batam Aero Technic (BAT), yang merupakan anggota dari Lion Air Group, telah membangun kemitraan yang kuat dengan Garut Makmur Perkasa (GMP). 

 

Dikutip BorneoFlash.com dari Release Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro. Kemitraan kreatif telah menghasilkan pencapaian luar biasa berbentuk seat dress cover yang mengubah tampilan interior pesawat, menjadikannya lebih nyaman, estetis dan sesuai standar internasional.

 

Seat dress cover, yang sering disebut sebagai “penutup/ pelapis jok kursi ” merupakan bagian penting dari pengalaman penumpang. Produk ini dirancang menjaga kursi tetap bersih, terlindungi dari kerusakan dan memberikan tampilan yang elegan dalam kabin pesawat.

 

Apa yang membuat kemitraan kreatif ini begitu istimewa? ialah penggunaan kulit lokal Garut Makmur Perkasa, dikerjakan melalui proses yang sederhana namun menghasilkan produk berkualitas tinggi yang telah mendapatkan sertifikasi.

Kunjungan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo di booth Batam Aero Technic (BAT), Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno untuk melihat langsung “seat dress cover”. Foto: HO/Lion Air Group.
Kunjungan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo di booth Batam Aero Technic (BAT), Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno untuk melihat langsung “seat dress cover”. Foto: HO/Lion Air Group.

Proses pengembangan seat dress cover ini menjadi contoh nyata dari inovasi dan dedikasi dari Batam Aero Technic (BAT). 

 

Pusat perawatan pesawat Lion Air Group ini berhasil menggabungkan pemberdayaan (pembimbingan/ mentoring), kreativitas berteknologi sederhana serta menghasilkan produk aviasi yang memenuhi standar internasional penerbangan.

 

Kemitraan kreatif ini memberikan dampak positif yang signifikan:

  • Peningkatan aspek kenyamanan duduk, kebersihan, atau bahkan elemen estetis yang membuat penumpang merasa lebih santai dan senang selama penerbangan, sehingga menambahkan nilai pengalaman perjalanan bagi penumpang.
  • Dengan melibatkan produk lokal dalam proses produksi, kemitraan ini membuka peluang baru memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal  serta menyediakan potensi pekerjaan bagi warga setempat.
  • Berperan terhadap kemajuan sektor penerbangan Indonesia dan berkontribusi membentuk masa depan industri yang semakin mampu berkompetisi di pasar global.
Baca Juga :  Menunggu Revisi, Komisi I Pastikan Perda IMTN Masih Berlaku

 

Proses perjalanan menuju standar penerbangan internasional melibatkan berbagai tahap yang meliputi persetujuan oleh badan survei dan pengujian teknis oleh regulator yaitu Kementerian Perhubungan, hingga akhirnya memperoleh sertifikasi “Parts Manufacturer Approval” (PMA), yang menunjukkan bahwa komponen tersebut memenuhi kualifikasi tingkat keamanan dan kualitas penerbangan yang ketat.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, Presiden Direktur Lion Air Group dan Indrawan Suwidya Adji, Direktur Garut Makmur Perkasa disaksikan oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut Ridwan Effendi di HUB Space Jakarta Convention Center Jakarta pada Jumat (29/ 09/2023).  Foto: HO/Lion Air Group.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, Presiden Direktur Lion Air Group dan Indrawan Suwidya Adji, Direktur Garut Makmur Perkasa disaksikan oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut Ridwan Effendi di HUB Space Jakarta Convention Center Jakarta pada Jumat (29/ 09/2023).  Foto: HO/Lion Air Group.

Kemitraan kreatif BAT dan GMP adalah tonggak sejarah yang memperlihatkan kerja sama antara industri aviasi besar dan produsen kulit lokal mampu menciptakan dampak positif yang luar biasa dalam perekonomian Indonesia. Produk-produk asli Indonesia telah menjadi komponen yang tak terpisahkan dalam pertumbuhan pesat industri penerbangan, meningkatkan citra produk Indonesia di tingkat internasional.

 

Batam Aero Technic terus mendukung perjalanan kreativitas dan inovasi dalam memanfaatkan sumber daya material lokal dari Garut Makmur Perkasa untuk menciptakan produk aviasi yang bersertifikasi.

 

 

 

 

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.