“Saya harapkan kepada seluruh perusahaan agar menciptakan para kader untuk dapat mengikuti pelatihan seperti ini untuk menambah dan meningkatkan kompetensi. Dan untuk seluruh peserta semoga semua lancar mengikuti asesmen. Acara pada hari ini saya nyatakan resmi ditutup dengan rasa syukur kepada Tuhan,” kata Leonard.
Acara dirangkai dengan penyerahan surat keterangan secara simbolis oleh Plt Kepala Dinas PUPR kepada peserta yang didampingi Jafung pembina jasa konstruksi Hendi Yaiyikuin, Novita L Sinaga dan Aminoto Kalter serta Kepala Bidang Bina Konstruksi Ireneus Rafael Yen.
Sementara itu, Ketua Panitia Ireneus Rafael Yen menuturkan bahwa pada pelatihan yang dilaksanakan selama 4 hari ini menghadirkan dua narasumber yaitu Alfian Nur dan Heri Purnomo dari Universitas 17 Agustus Samarinda (Untag) sekaligus Asesor (Penguji) dari Pusat Pembinaan Pelatihan dan Sertifikasi Mandiri (P3SM) melalui LSP Astekindo Konstruksi Mandiri Kaltim.
Dimana kegiatannya di hari pertama yakni melaksanakan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) dan komunikasi di tempat kerja. Kemudian, melaksanakan pekerjaan Persiapan, Drainase dan Pekerjaan Tanah.

Lalu, pada hari ke-dua dengan agenda penyampaian materi Pekerjaan Perkerasan Berbutir, Perkerasan Aspal, Perkerasan Beton Semen dan melaksanakan Pekerjaan Pelengkap Jalan.
“Pembekalan materi selama 3 hari dan uji kompetensi pada hari ke-empat. Pada hari ketiga ini kami telah melaksanakan kunjungan proyek, lalu dilanjutkan dengan penutupan dan untuk uji kompetensi dilanjutkan pada jumat 1 September 2023,” kata Ireneus saat diwawancarai oleh BorneoFlash.com.





