Pemkot Samarinda Janji Rampungkan Pembebasan Lahan Sungai Karang Mumus pada Juli Mendatang

oleh -
Penulis: Redaksi
Editor: Ardiansyah
Andi Harun (kiri) bersama Runandar (tengah) di sela kegiatan memungut sampah di Sungai Karang Mumus, Minggu (28/5/2023). Foto: Instagram Pemkot.Samarinda.
Andi Harun (kiri) bersama Runandar (tengah) di sela kegiatan memungut sampah di Sungai Karang Mumus, Minggu (28/5/2023). Foto: Instagram Pemkot.Samarinda.

Saat ini tim bidang Pertanahan DPUPR Samarinda masih melakukan pendataan bagi rumah di bantaran di segmen Jembatan Peniagaan-JB. 

“Kami mendapat kabar Jalan Tarmidi penilaian sudah selesai, tinggal pengumuman ke warga,” ujarnya.

Dalam proses itu, salah satu peran penting adalah dari tim appraisal (Kantor Jasa Penilai Publik/KJPP). Karena mereka bekerja secara independen. Sehingga penilaian yang dilakukan diyakinkan langkahnya mengacu aturan yang berlaku. 

“Kami harap kota ini bisa bersih dan banjir bisa dikurangi. Salah satunya membebaskan lahan pada lokasi yang menjadi daya dukung pengendalian banjir dan tata kota. Namun, di sisi lain, eksekusinya tepat mengacu perundang-undangan dan peraturan yang berlaku,” katanya.

Sebelumnya, Andi Harun menginisiasi gerakan bersih SKM yang melibatkan ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat beserta TNI, Minggu (28/5/2023). 

Gerakan itu bertujuan meningkatkan kesadaran warga yang tinggal di bantaran sungai agar tidak membuang sampah sembarangan. 

Rencananya kegiatan itu diadakan rutin sebagai upaya sosialisasi, sekaligus meningkatkan kesadaran warga di bantaran sungai untuk tidak membuang sampah, dan turut menjaga kebersihan sungai. 

Karena SKM memiliki peran penting selain pengendali banjir, juga sebagai pendukung peningkatan ekonomi nelayan. 

Sumber: KaltimPost/dra/k8

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.