BorneoFlash.com, SENDAWAR – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kutai Barat akan membentuk tim untuk pengamanan SPBU dan APMS yang berada di Wilayah Kabupaten Kutai Barat.
“Kami akan membentuk tim bersama TNI/Polri serta Satpol PP dan juga Dishub untuk mengantisipasi kejadian yang ada di 13 SPBU maupun APMS yang ada di Kubar ini,” ungkap Assisten II Rakhmat pada saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) pembahasan distribusi BBM bersubsidi di Aula Mako Polres Kutai Barat.
Dalam rapat tersebut juga dihadiri Pasi Ops Kodim 0912 Kubar Kapten Inf. Sudarsono, Wakapolres Kompol. I Nyoman Wijana beserta para perwiranya, Kabag Umum Pemkab Kubar Agus Dalung, Kadisdagkop Kubar Ampeng, Dishub Kubar Yohanes Suryanto, Satpol PP Kubar Nasnwal serta perwakilan 13 APMS dan SPBU yang ada di wilayah Kutai Barat.
Rakhmat menjelaskan bahwa pertemuan ini yakni membahas untuk mengantisipasi kendala yang akan dihadapi saat penghapusan BBM subsidi, yakni kendala yang terjadi di APMS dan SPBU saat pengisian, yang kini masih banyak oknum yang melakukan penyimpangan dari aturan yang sudah ditentukan oleh pemerintah daerah.
Oleh sebab itu dengan rapat ini memutuskan untuk meningkatkan pola pengamanan di SPBU maupun APMS dalam pendistribusian BBM dengan melibatkan seluruh stakeholder atau instansi terkait secara terpadu di wilayah Kabupaten Kutai Barat.
“Dari kendala yang ditemui di lapangan maka pemerintah dan aparat terkait turut membantu menjaga di SPBU maupun APMS saat pengisian BBM berlangsung,” katanya.