BorneoFlash.com, SENDAWAR – Tim penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat memberikan bantuan kepada warga kurang mampu yang kondisinya cukup memprihatinkan. Jumat (6/8/2021).
Selain warga kurang mampu, warga bernama Ambo Dae yang tinggal di Jl. Awang Senopati, Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat itu juga menderita penyakit stroke dan tinggal di rumah tak layak huni.
Bahkan saat hujan turun, atap rumah yang ditinggali Ambo Dae beserta istrinya Miwir (45) dan kedua putrinya itu bocor sehingga membuat seisi rumah basah.
Ketua Tim PKK Kubar, Yayuk Seri Rahayu beserta jajarannya turun langsung melihat kondisi keluarga Ambo Dae. Disana ketua tim PKK Kubar memberikan bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok.
" Tim Penggerak PKK akan berupaya untuk bantuan yang bekerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait terutama rumah layak huni dan bantuan pendidikan agar anaknya bisa sekolah”, tutur Bunda Yayuk, Jumat (6/8).
Untuk diketahui Ambo Dae yang berusia 58 tahun serta istrinya, Miwir (45) hidup bersama dua putrinya, Rosa (11) dan Santi (8), serta bersama mertuanya.
Ambo Dae sebagai kepala rumah tangga tidak lagi bisa bekerja karena mengalami penyakit stroke kurang lebih 3 tahun. Sementara istrinya, mengalami depresi dan sulit diajak berkomunikasi.
Selain itu, kedua putrinya tidak pernah merasakan bangku sekolah, keterbatasan biaya menjadi alasan tidak bisa menempuh pendidikan.
Sejak tinggal di Kutai Barat, keluarga Ambo Dae ternyata diketahui tidak memiliki administrasi kependudukan sehingga sehingga sama sekali tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah.
Ketua RT 8 Kelurahan Barong Tongkok, Suwanto mengatakan Ambo Dae sebelumnya bekerja sebagai buruh serabutan. Namun sejak menderita stroke, Ambo Dae tidak lagi dapat bekerja.
Sehingga dirinya berharap penuh kepada pemerintah daerah agar bisa membantu memfasilitasi keluarga Ambo Dae.
“Kalau bisa juga membantu memfasilitasi beasiswa untuk kedua putri bapak Ambo Dae yang selama ini tidak pernah merasakan bangku sekolah,” ujarnya.
Rumah panggung yang dihuni Ambo Dae dan keluarganya itu berbahan dasar kayu dengan luas kurang lebih 6 x 10. Saat ini mulai direnovasi oleh jajaran Kodim 0912/KBR beserta ormas dan warga lainnya.
(BorneoFlash.com/Lilis)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar