SELEB

Rekam jejak Pesinetron Adly Fairuz di dunia politik, gagal nyaleg kini diusung jadi Cawabup Karawang Jawa Barat

lihat foto
Rekam jejak Pesinetron Adly Fairuz di dunia politik, gagal nyaleg kini diusung jadi Cawabup Karawang Jawa Barat
Cucu Wapres Maruf Amin, Adly Fairuz. Rekam jejak pesinetron Adly Fairuz di dunia politik, gagal nyaleg kini diusung jadi Cawabup Karawang Jawa Barat.
BorneoFlash.com, - Rekam jejak Pesinetron Adly Fairuz kian 'membara' di kancah politik. Setelah sempat beberapa kali gagal menjadi wakil rakyat, mantan kekasih Shireen Sungkar ini tak gentar. Kini ia resmi diusung oleh PDI Perjuangan dalam Pilkada Karawang 2020. Cucu dari Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin ini berpasangan dengan Yesi Karya Lianti, untuk menjadi Calon Wakil Bupati Karawang. Tepat pada Jumat (28/8/2020) hari ini, PDI Perjuangan ( PDIP ) mengumumkan gelombang keempat pasangan calon usungan PDIP. Pengumuman pun resmi disampaikan oleh Ketua DPP PDIPPuan Maharani. "Karawang, Yesi Karya Lianti dan Ahmad Adly Fairuz," kata Puan dalam konferensi pers secara daring. Selain mendapat dukungan dari PDIP, Yesi-Adly juga mengantongi rekomendasi dari PPP, PBB, dan PAN. Yesi sendiri merupakan seorang dokter muda yang dikenal mempunyai jiwa sosial tinggi. Sedangkan Adly, dikenal sebagai aktor yang membintangi sinetron Cinta Fitri pada 2009 silam. Adly Sendiri sudah terjun di dunia politik sejak 2017 lalu, namun dirinya sempat gagal berkali-kali hingga berpindah 'gerbong politik. Berikut reKam jejak Pesinetron Adly Fairuz di dunia politik: Gagal jadi Wakil Bupati Bandung Barat Rekam jejak Adly Fairuz di dunia politik pertama kali tercium saat dirinya menyampaikan keinginan untuk maju di pilkada Bandung Barat pada 2017 lalu. Kala itu, dirinya mengincar posisi sebagai Wakil Bupati Bandung Barat. Bersama Masri Ers Mardjuki sebagai Calon Bupati, Adly pun melenggang maju melalui jalur independen. Namun, langkah pasangan tersebut harus terhenti di tengah jalan. Pasalnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat tidak meloloskannya lantaran berkas dukungan tidak memenuhi persyaratan. Saat dikonfirmasi, Ketua KPU Bandung Barat, Iing Nurdin memastikan pasangan Masri Ers Mardjuki dan Ahmad Adly Fairuz tidak lolos dalam verifikasi tahap pertama di KPU. "Masri dan Adly tidak lolos karena jumlah dukungannya kurang," kata Iing, Jumat (1/12/2017) silam. Iing menyebutkan, pasangan Masri dan Adly Fairuz ini gagal karena tidak bisa memenuhi berkas bukti dukungan perseorangan. Seperti bukti fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) minimal 76.409 dukungan sesuai syarat yang diminta KPU Bandung Barat. "Masri dan Adly hanya dapat mengumpulkan 64.281 syarat dukungan," tuturnya.
Adly Fairuz jadi Bakal Caleg PKS Meski sempat gagal di Pilkada Bandung Barat, di tahun berikutnya, Adly Fairuz terus melaju di dunia politik. Pria yang lahir di Jakarta, 33 tahun silam ini menetapkan diri menjadi bakal Calon Legislatif (bacaleg) DPR RI dapil I Jawa Tengah. Adly yang kala itu dikenal karena membintangi sinetron Jodoh Wasiat Bapak, bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Nama Adly disebut di urutan keenam saat pengumuman Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) PKS dapil Jateng 1 yang digelar di hotel Patrajasa Semarang, pada Minggu (25/2/2018). Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jateng, Abdul Fikri mengungkapkan, pihaknya memang memberi peluang bagi internal atau eksternal partai untuk menjadi BCAD. Sehingga, tidak ada salahnya menerima Adly yang memang ingin berkutat di dunia politik. "Sebetulnya kita beri ruang pada siapa saja baik kader internal maupun eksternal 30 persen." "Asal komitmen dengan pakta integritas, kita usulkan dan keluar SK-nya," kata Fikri Diketahui, Adly sudah bergabung dengan PKS dan ikut mempopulerkan PKS Muda. Kendati demikian Fikri belum mengetahui detail bagaimana prosesnya Adly bisa menjadi BCAD dapil 1 Jateng. "Ya mungkin ada sejarahnya ya," tandas Fikri. Gagal jadi Anggota DPR Setelah terjun bersama PKS pada Februari 2018 lalu, Adly memutuskan untuk beralih 'gerbong' politik. Pada Pemilu 2019 kemarin, Adly Fairuz memutuskan maju sebagai calon anggota DPR dari Dapil Jawa Tengah I bersama Partai Nasional Demokrat (NasDem). "Saya akan maju melalui Partai NasDem. Selain mengandalkan mesin partai, saya juga ada tim relawan di daerah-daerah pemilihan." "Sehingga optimistis bisa meraih simpati pemilih," ujar Adly Fayruz, dalam laman resmi NasDem pada Jumat (6/7/2018) lalu. Adapun pada pemilihan legislatif 17 April 2019 lalu, Adly maju sebagai Caleg DPR RI nomor urut 5 Dapil Jateng 1. Daerah pemilihan Jawa Tengah 1 meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Kabupaten Kendal. Namun, Adly kalah perolehan suara dan gagal melenggang maju ke Senayan. Ditengarai, gagalnya Adly menjadi 'wakil rakyat' lantaran tidak lepas dari pengaruh dapil 1 Jateng yang menjadi kandang partai PDIP. Sumber : Berbagai Sumber
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar