Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menilai pelemahan kurs rupiah terjadi akibat aksi profit taking para pelaku pasar.
Tag: Indeks Dolar
Rupiah Melemah, Pasar Tunggu Rilis Data Ekonomi Amerika Serikat
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp16.350–16.450 per dolar AS pada perdagangan hari ini, seiring sikap wait and see pelaku pasar terhadap data ekonomi Amerika Serikat (AS).
Ketegangan Politik Ekonomi AS Tekan Rupiah di Pasar Valas
Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai ketegangan antara Gedung Putih (White House) Amerika Serikat (AS) dan Federal Reserve (The Fed) menjadi faktor utama pelemahan nilai tukar rupiah.
Rupiah Menguat Tipis, Pasar Global Tunggu Keputusan The Fed
Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Taufan Dimas Hareva menyatakan rupiah menguat karena peluang penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) semakin terbuka.
Rupiah Nyaris Tembus Rp 17.000: Sri Mulyani Ungkap Biang Tekanan
Nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam beberapa waktu terakhir. Pelemahan ini mendorong kurs dolar AS mendekati Rp 17.000 setelah Lebaran.
Keanggotaan Indonesia di BRICS Perkuat Rupiah dan Posisi Global
Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuabi, menjelaskan bahwa langkah strategis Indonesia bergabung ke dalam kelompok BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan) mendorong penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.





