BorneoFlash.com, PENAJAM – Rencana pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) beserta fasilitas pendukung di Kecamatan Waru, Penajam Paser Utara (PPU), kembali mendapat harapan baru setelah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan dukungan penuh terhadap proyek strategis tersebut.
Dukungan ini menjadi momentum penting untuk mempercepat realisasi infrastruktur yang telah lama dinantikan komunitas nelayan.
Anggota DPRD PPU, Ishaq Rahman, menjelaskan bahwa rencana pembangunan TPI Waru sebelumnya kerap tersendat akibat keterbatasan anggaran daerah. Namun kini, dengan adanya dukungan resmi dari KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, peluang percepatan pembangunan fisik dan teknis semakin terbuka lebar.
“Dukungan dari kementerian tersebut tidak hanya berupa pendampingan teknis, tetapi juga membuka peluang bantuan pembangunan fisik yang sangat krusial untuk meringankan beban APBD PPU yang terbatas,” ujarnya, pada Rabu (3/12/2025).
Besarnya potensi perikanan di wilayah PPU menjadi salah satu alasan pemerintah pusat dinilai perlu turun tangan. Pembangunan TPI yang dipadukan dengan fasilitas pendukung seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) dan pabrik es diyakini akan mendorong peningkatan nilai ekonomi sektor perikanan secara signifikan.
Ishaq menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar pembangunan dapat berjalan optimal.
“Kunci keberhasilan pembangunan ini sangat bergantung pada konsistensi komunikasi dan koordinasi yang efektif antara Pemerintah Kabupaten PPU dan pihak kementerian,” tegasnya.
Dengan dukungan kuat dari KKP, target penyelesaian TPI Waru pada tahun 2026 dinilai semakin realistis.
“Kami memastikan DPRD akan terus mengawal proses koordinasi agar dukungan kementerian dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan manfaat langsung bagi nelayan,” ujarnya. (*/Adv)





