Menhan: PT PAL Akan Modifikasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

oleh -
Penulis: Wahyuddin Nurhidayat
Editor: Ardiansyah
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kiri) berbincang dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia Richard Marles usai melakukan pertemuan saat kunjungan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Kunjungan tersebut di antaranya membahas pertahanan dan kerja sama di bidang kemiliteran antar kedua negara. FOTO : ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kiri) berbincang dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia Richard Marles usai melakukan pertemuan saat kunjungan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Kunjungan tersebut di antaranya membahas pertahanan dan kerja sama di bidang kemiliteran antar kedua negara. FOTO : ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
banner 300×250

BorneoFlash.com, JAKARTA – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan pemerintah akan memodifikasi kapal induk Giuseppe Garibaldi di galangan dalam negeri, PT PAL Indonesia, agar sesuai dengan kebutuhan pertahanan Indonesia.

 

“Insyaallah Garibaldi tiba di Indonesia pada 2026. PT PAL mampu menyesuaikan kapal induk tersebut,” kata Sjafrie saat jumpa pers di kantor Kementerian Pertahanan, Kamis.

 

Sjafrie belum merinci bagian kapal yang akan diubah. Namun, ia memastikan pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk proses penyesuaian tersebut.

 

Sebelumnya, Kepala Biro Humas dan Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Rico Ricardo Sirait mengatakan pemerintah Italia akan menghibahkan kapal induk Garibaldi kepada Indonesia. Perusahaan galangan kapal Italia, Fincantieri, memproduksi kapal tersebut untuk angkatan laut Italia.

 

Rico menegaskan status hibah tidak membuat Indonesia bebas biaya. Pemerintah tetap menyiapkan anggaran retrofit agar kapal sesuai dengan kebutuhan operasi TNI AL.

 

Saat ini Kementerian Pertahanan masih menyelesaikan proses negosiasi dan administrasi dengan pemerintah Italia. Setelah itu, TNI AL akan menyesuaikan teknologi kapal agar siap digunakan dalam operasi. (*

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.