Makan Bergizi Gratis Jadi Prioritas Nasional Sebelum Ciptakan Lapangan Kerja

oleh -
Penulis: Wahyuddin Nurhidayat
Editor: Ardiansyah
BGN Dana MBG Rp800 Miliar per Hari Langsung ke Dapur. FOTO: BorneoFlash.com/Ist
BGN Dana MBG Rp800 Miliar per Hari Langsung ke Dapur. FOTO: BorneoFlash.com/Ist

BorneoFlash.com, JAKARTA – Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih mendesak dibanding penciptaan lapangan kerja, meski keduanya sama-sama penting bagi pembangunan nasional. 

 

Ia menegaskan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pangan dan gizi, tidak dapat ditunda, khususnya bagi masyarakat di wilayah pelosok yang masih mengalami kelaparan.

 

Rachmat menyampaikan bahwa kebijakan jangka panjang seperti penciptaan lapangan kerja tidak akan efektif jika kebutuhan dasar belum terpenuhi. 

 

Karena itu, ia menilai program MBG menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia sebelum kebijakan lain memberikan dampak berkelanjutan.

 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyoroti program MBG dalam WEF Annual Meeting 2026 di Davos. Prabowo menyebut MBG berpotensi melampaui capaian McDonald’s dalam jumlah porsi makanan harian dan menargetkan penyaluran 82,9 juta porsi per hari. 

 

Saat ini, program MBG memproduksi 59,8 juta porsi makanan per hari melalui lebih dari 21 ribu dapur di seluruh Indonesia. (*

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.