Insinerator Samarinda Diuji Ketat, DLH Fokus Tekan Risiko Asap dan Keselamatan

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Ardiansyah
Unit insinerator di Lok Bahu yang tengah menjalani tahapan uji teknis sebagai bagian dari modernisasi sistem pengelolaan sampah Kota Samarinda. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Unit insinerator di Lok Bahu yang tengah menjalani tahapan uji teknis sebagai bagian dari modernisasi sistem pengelolaan sampah Kota Samarinda. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA — Pengoperasian insinerator di Kota Samarinda tak dijalankan secara terburu-buru.

 

Di balik target pembakaran bersuhu tinggi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda memilih pendekatan kehati-hatian dengan menempatkan keselamatan, kesiapan operator, dan pengendalian dampak lingkungan sebagai prioritas utama.

 

Alih-alih langsung mengejar kapasitas maksimal, DLH memulai tahapan modernisasi pengelolaan sampah ini dengan memastikan sumber daya manusia benar-benar memahami karakter mesin bersuhu ekstrem.

 

Insinerator yang dirancang bekerja hingga lebih dari 800 derajat Celsius dinilai memiliki risiko tinggi jika dioperasikan tanpa keahlian teknis dan disiplin keselamatan kerja yang memadai.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Samarinda, Suwarso, menyebutkan bahwa mesin dengan spesifikasi tersebut tidak bisa disamakan dengan peralatan pengolahan sampah konvensional. 

 

Menurutnya, kesalahan kecil dalam pengoperasian bisa berdampak besar, baik bagi operator maupun lingkungan sekitar.

 

“Ini mesin baru dengan suhu di atas 800 derajat. Operator harus terlatih dan paham keselamatan kerja,” ujarnya, pada Selasa (20/1/2026).

 

Hingga pertengahan Januari, DLH baru mendapatkan 24 calon operator yang lolos seleksi awal dari kebutuhan total 72 orang. 

 

Keterbatasan ini membuat DLH membuka peluang rekrutmen lanjutan, mengingat beban kerja dan kondisi lapangan menuntut kesiapan fisik, mental, serta pemahaman teknis yang kuat.

 

“Seleksinya memang ketat. Lingkungannya tidak biasa, jadi kami butuh SDM yang benar-benar siap,” kata Suwarso.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.