Kukar Dukung IKN, Sekda Tegaskan Pergeseran ASN Tak Masif

oleh -
Penulis: Ernita Sriana
Editor: Ardiansyah
Sekda Kukar, Sunggono. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Sekda Kukar, Sunggono. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
banner 300×250

BorneoFlash.com, KUKAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menegaskan bahwa rencana penugasan aparatur sipil negara (ASN) seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak dilakukan secara besar-besaran dan tidak akan mengganggu jalannya pemerintahan daerah.

 

“Pergeseran ASN itu tidak masif. Jangan dibayangkan semua pegawai langsung pindah ke IKN,” ucap Sunggono, pada  Kamis (8/1/2026). 

 

Ia menjelaskan, hingga saat ini keberadaan IKN masih berada pada fase transisi. Kewenangan pemerintahan secara penuh, termasuk pengelolaan aparatur, belum sepenuhnya berjalan dan diperkirakan baru efektif beberapa tahun ke depan.

 

“Kalau bicara kewenangan penuh IKN, itu belum sekarang. Perkiraannya sekitar 2028. Selama masa transisi ini, pelayanan publik dan kepegawaian tetap menjadi kewenangan pemerintah kabupaten,” katanya.

 

Menurut Sunggono, belum adanya aturan teknis yang rinci terkait pilihan penugasan ASN juga menjadi alasan tidak terjadinya perpindahan besar. Ia menilai, dari sisi wilayah, kondisi Kukar dan IKN yang berdekatan membuat penyesuaian relatif mudah.

 

“Secara logika ini sederhana. Kukar dengan IKN itu dekat. ASN di Muara Jawa, Samboja, dan Samboja Barat pada dasarnya orang-orang yang sama,” beber Sunggono. 

 

Ia menambahkan, jumlah ASN Kukar yang terdampak langsung penugasan ke kawasan IKN hanya sebagian kecil dari total keseluruhan pegawai. Oleh karena itu, pelayanan pemerintahan tetap berjalan normal.

 

“Jumlahnya tidak signifikan, jadi tidak ada cerita birokrasi terganggu,” tegasnya. 

 

Terkait mutasi pegawai, ia menyebutkan sebagian ASN memang mengajukan perpindahan tugas. Namun mayoritas berpindah ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, sementara yang bergabung langsung ke Otorita IKN jumlahnya masih terbatas.

 

“Yang ke Otorita IKN sejauh ini masih sedikit, sekitar dua puluhan orang,” jelasnya.

Baca Juga :  RS Pertamina Panorama Balikpapan Siap Layani Masyarakat, Upayakan Buka Layanan BPJS Kesehatan

 

Di enam kecamatan Kukar yang masuk dalam kawasan IKN, Sunggono memperkirakan hampir 2.000 ASN masih bertugas aktif di berbagai unit layanan publik.

 

“Mereka ada di kecamatan, kelurahan sampai puskesmas. Perpindahannya bertahap, tidak sekaligus,” katanya.

 

Meski demikian, Sunggono menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar untuk mendukung penuh pembangunan IKN sebagai proyek strategis nasional.

 

“Kita mendukung IKN secara penuh. Harapannya, ASN yang nantinya ditugaskan di sana bisa memberikan pengabdian terbaik untuk negara,” tutup Sunggono.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.