Berdasarkan data Disparpora, pada Rabu (24/12/2025) jumlah pengunjung tercatat sebanyak 900 orang. Jumlah tersebut meningkat tajam pada Kamis (25/12/2025), bertepatan dengan Hari Raya Natal, dengan total kunjungan mencapai 1.995 orang. Pada hari itu saja, pendapatan dari Pantai Manggar melonjak hingga Rp38.610.000.
Meski sempat menurun pada Jumat (26/12/2025) dengan 1.208 pengunjung, arus wisatawan kembali memuncak pada Sabtu (27/12/2025). Sebanyak 1.832 orang memadati kawasan pantai, menjadikannya hari dengan pendapatan tertinggi selama libur Natal, yakni Rp40.530.000.
Ratih menjelaskan, meningkatnya minat wisatawan tidak terlepas dari pembenahan fasilitas, kebersihan kawasan pantai, serta pengamanan yang terus ditingkatkan demi kenyamanan pengunjung.
“Kami berupaya memastikan wisatawan merasa aman dan nyaman, mulai dari kebersihan pantai, pengaturan lalu lintas kendaraan, hingga pengawasan keselamatan,” jelasnya.

Disparpora Kota Balikpapan optimistis lonjakan pengunjung ini akan berlanjut hingga libur Tahun Baru 2026. Selain menjadi ruang rekreasi keluarga, Pantai Manggar juga dinilai memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi pendapatan daerah serta pelaku usaha pariwisata di sekitarnya.
Pemerintah Kota terus berupaya meningkatkan pantai manggar untuk menjadi lebih baik kedepannya. Pasalnya, pantai manggar merupakan salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan pada sektor pariwisata.(*)





