BorneoFlash.com, JAKARTA – Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya memberantas kecurangan dalam program JKN demi melindungi masyarakat miskin dan memperkuat pemberdayaan ekonomi.
Ia menyatakan bahwa JKN telah menjadi benteng ekonomi bagi rumah tangga rentan dengan menurunkan hampir 70 persen beban pengeluaran kesehatan.
Ia menekankan bahwa akses layanan kesehatan tanpa takut biaya memungkinkan negara memulihkan kesehatan warga sekaligus memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Dalam acara Indonesia Healthcare Anti-Fraud Forum (INAHAFF) 2025 di Yogyakarta, Muhaimin menegaskan bahwa JKN harus berfungsi sebagai investasi jangka panjang bagi pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar program pembiayaan kesehatan.
“Setiap kecurangan dalam JKN melanggar moral dan konstitusi serta merampas kesempatan keluarga miskin untuk keluar dari kemiskinan,” tegas Muhaimin. (*)







