BorneoFlash.com, JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyiapkan relawan dari instruktur Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mempercepat pemulihan sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Yang kita siapkan sekarang adalah relawan dari Kemnaker, yaitu para instruktur yang akan kita terjunkan pada fase pemulihan,” kata Yassierli di Jakarta, Selasa.
Instruktur BLK yang ahli di bidang mekanik, kelistrikan, konstruksi, dan perbaikan otomotif akan membantu pemulihan wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor. “Kami mencari cara terbaik agar para instruktur ini bisa terlibat sebagai relawan,” ujarnya.
Yassierli juga meninjau balai latihan kerja yang terdampak. Ia menyebut Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor telah mengecek kondisi di Sumatera Utara dan mengoordinasikan penggalangan dana.
“Fase sekarang adalah recovery. Pak Wamen sudah hadir di Medan. Kami juga menggalang dana internal karena kami memiliki balai di Aceh, Medan, dan Padang,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kerusakan di Medan cukup memprihatinkan, termasuk rumah pegawai yang terdampak banjir. Kemnaker juga menggandeng lembaga kemanusiaan untuk penggalangan dana eksternal.
Sementara itu, BNPB hingga Senin (8/12) melaporkan 961 orang meninggal akibat banjir bandang dan longsor di tiga provinsi tersebut, 293 orang masih hilang, dan sekitar 5.000 warga mengalami luka-luka. (*)







