Popda XVII Usai, PPU Targetkan Lompatan Prestasi di 2026: DPRD Minta Anggaran dan Fasilitas Olahraga Diperkuat

oleh -
Editor: Ardiansyah
Anggota Komisi I DPRD PPU, Abdul Rahman Wahid. Foto: BorneoFlash/IST
Anggota Komisi I DPRD PPU, Abdul Rahman Wahid. Foto: BorneoFlash/IST
banner 300×250

BorneoFlash.com, PENAJAM – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVII Tahun 2025 yang berlangsung selama sepekan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi ditutup. 

 

Sebagai tuan rumah, PPU berhasil menempati posisi kelima klasemen akhir—sesuai dengan target awal. 

 

Meski demikian, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU menilai masih diperlukan peningkatan persiapan agar prestasi kontingen semakin maksimal pada ajang berikutnya.

 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU menyatakan apresiasinya terhadap kinerja atlet dan pelatih yang telah memenuhi target posisi kelima, sebagaimana telah dicanangkan oleh Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. Namun, hasil tersebut tetap menjadi bahan evaluasi bagi Komisi I DPRD PPU.

 

Anggota Komisi I DPRD PPU, Abdul Rahman Wahid, menegaskan bahwa pencapaian yang diraih sudah cukup memuaskan, tetapi tidak boleh menjadi alasan untuk berpuas diri.

 

“Untuk hasil yang didapat oleh PPU cukup puas. Akan tetapi, kita harus ditingkatkan lagi lebih maksimal di tahun depan,” ujarnya, pada Jumat (28/11/2025).

 

Menatap Popda 2026 di Kota Bontang, Wahid menekankan pentingnya penambahan anggaran untuk setiap Cabang Olahraga (Cabor). 

 

Menurutnya, dukungan pembiayaan yang lebih besar akan memberikan ruang bagi atlet dan pelatih untuk mempersiapkan diri secara optimal serta meningkatkan peluang meraih prestasi.

 

Ia juga menyoroti fakta bahwa banyak Cabor di PPU dipimpin oleh anggota DPRD setempat. Hal ini menjadi modal kuat untuk menggerakkan pembinaan olahraga agar lebih masif dan terarah, mengingat potensi atlet muda PPU yang cukup besar.

 

Selain itu, Wahid menekankan perlunya percepatan pembangunan fasilitas dan infrastruktur olahraga yang memadai.

 

“Fasilitas yang memadai juga berpengaruh pada cara bermain para atlet. Untuk itu, kita harus memaksimalkan anggaran yang ada untuk membangun infrastruktur olahraga yang belum tersedia di PPU,” tutupnya. (*/Adv)

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.