BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Menjelang pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Balikpapan, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menyerukan pentingnya membangun kepengurusan yang inklusif dan menjunjung tinggi semangat kolaborasi antarcabang olahraga (Cabor).
Meski menegaskan bahwa hak suara dalam pemilihan sepenuhnya milik Cabor, Rahmad menilai sinergi dengan pemerintah daerah tetap menjadi kunci untuk memajukan dunia olahraga di Balikpapan.
“Yang menentukan siapa ketua adalah cabor. Tapi kami harapkan, siapa pun yang terpilih tetap harus bekerja sama dengan pemerintah kota dan berkomitmen membina semua cabor, bukan hanya kelompok tertentu,” kata Rahmad, pada Jumat (30/5/2025).
Rahmad menyoroti perlunya semua cabang olahraga diberi ruang yang sama dalam pembinaan dan pengembangan. Untuk itu, ia meminta Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) lebih aktif mengawal proses organisasi KONI, termasuk menyiapkan atlet menghadapi ajang-ajang besar seperti Porprov dan Popda.
“Disparpora harus hadir dan aktif dalam mengawasi jalannya KONI. Kita punya banyak agenda penting ke depan yang harus disiapkan secara serius,” ujarnya.
Rahmad juga menyampaikan pandangannya terkait mekanisme pemilihan Ketua KONI. Ia mengimbau agar pemilihan tidak perlu melalui proses voting yang berpotensi menimbulkan perpecahan, tetapi dilakukan secara aklamasi sebagai bentuk komitmen bersama.
“Kalau bisa, pemilihan dilakukan secara aklamasi. Itu mencerminkan kesatuan dan kebersamaan seluruh cabor dalam mendukung satu calon,” tegasnya.
Menurutnya, pemimpin yang terpilih secara aklamasi cenderung mendapatkan legitimasi yang lebih kuat dari seluruh elemen olahraga, sehingga akan lebih mudah membangun konsolidasi dan program kerja yang merata.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap kepengurusan KONI ke depan mampu menjadi penggerak utama dalam pengembangan olahraga yang adil, menyeluruh, dan berprestasi, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia melalui jalur olahraga. (Adv)








