Ketua Umum TP PKK Pusat: “Generasi Z, Siapkan Diri, Jaga NKRI!”

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Tri Tito Karnavian ajak Generasi Z Balikpapan siapkan diri hingga 2045 dengan Gebyar Kader Melawan Stunting. Inovasi PKK Kota, program kesejahteraan, sinergi OPD, dukungan swasta, dan anggaran besar hadapi stunting di Kaltim. Gerakan PKK bukan hanya lomba, tapi program tujuan untuk masyarakat. Foto: Niken Sulastri/BorneoFlash.com
Tri Tito Karnavian ajak Generasi Z Balikpapan siapkan diri hingga 2045 dengan Gebyar Kader Melawan Stunting. Inovasi PKK Kota, program kesejahteraan, sinergi OPD, dukungan swasta, dan anggaran besar hadapi stunting di Kaltim. Gerakan PKK bukan hanya lomba, tapi program tujuan untuk masyarakat. Foto: Niken Sulastri/BorneoFlash.com

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, saksikan siswi SMP dan SMA minum tablet penambah darah dalam kunjungan kerja di Balikpapan.

 

“Saya pesan kepada anak-anak generasi Z Kota Balikpapan untuk mempersiapkan diri di tahun 2045. Generasi Z akan menjaga NKRI. Siapkan diri. Jangan sampai kalian tertinggal hanya menjadi penonton saja,” jelasnya saat memberikan sambutan pada silaturahmi dengan Kader PKK seluruh Kabupaten Kota Se Kalimantan Timur (Kaltim), di Balikpapan Sport Convention Center (BSCC) atau DOME, pada hari Selasa (24/10/2023).

 

Tri Tito Karnavian mengingatkan para remaja untuk menjauhi narkoba dan hindari pergaulan tidak perlu yang akan merusak masa depan kalian.

 

Gebyar Kader Bergerak Melawan Stunting (Gebyar Karamunting) juga melibatkan kegiatan seiring dengan rangkaian acara. Tri menyampaikan rasa terima kasih kepada semua kader PKK atas kerja keras mereka, karena telah berkontribusi dalam membantu program pemerintah.

 

Salah satu contoh yang dilakukan TP PKK Kota Balikpapan yang diketuai oleh Hj Nurlena Mas’ud dengan berbagai macam inovasi dimiliki. “Inovasi yang sudah dicapai oleh pengurus itu patut dihargai,” ujarnya.

 

 

Ia meminta para pengurus untuk lebih aktif mencari program yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat. “Jangan buat program untuk para pengurus, bikin seragam, dan jalan-jalan pengurus, tapi yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat,” serunya.

 

Program TP PKK bisa bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mengingat, anggaran yang diberikan besar, tentu pertanggungjawabannya juga luar biasa sulit. Termasuk menghindari risiko hukum. “Kita bisa mencari sumber dana dari luar yaitu kerja sama pihak swasta dan lembaga lain,” katanya.

 

Baca Juga :  Jawab Kebutuhan Energi di IKN, Forum Kapnas Area Kalsul Integrasikan Kemampuan Produsen Lokal

PKK sebagai pendamping dari Kepala Daerah, karena memiliki kebijakan, supaya pembuatan program bisa lebih mudah tercapai karena menyangkut anggaran dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

 

Dengan adanya anggaran besar yang diperoleh, program PKK bisa lebih baik dan mencakup lebih luas untuk kesejahteraan masyarakat.

 

Seperti masalah stunting di Kaltim, padahal Kaltim kaya akan Sumber Daya Alam masih memiliki 5 ribu anak stunting. Meski memang ini angka kecil, tapi jika dikumpulkan dalam gedung ini menjadi banyak. “Bagi kita ini menjadi beban, saya yakin ini bisa diatasi kalau kader PKK gerak dengan masing-masing program,” serunya.

 

Anggaran stunting itu besar, itu hampir semua program dari OPD mendapatkan anggaran itu, sehingga ini dapat dimanfaatkan supaya dapat menekan angka stunting menjadi 14 persen sesuai dengan target nasional. “Ini dapat dimanfaatkan semua,” ujarnya.

Hadir dalam acara: Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, Ketua TP PKK Provinsi Kaltim, ratusan kader PKK, dan siswi Balikpapan. Sukseskan Gebyar Karamunting! Foto: Niken Sulastri/BorneoFlash.com
Hadir dalam acara: Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, Ketua TP PKK Provinsi Kaltim, ratusan kader PKK, dan siswi Balikpapan. Sukseskan Gebyar Karamunting! Foto: Niken Sulastri/BorneoFlash.com

 

Sebenarnya stunting ini bukan akibat tidak mampu memberikan makanan bergizi tetapi akibat pola makan yang salah. “Mungkin kurang bisa mengatur pola makan anaknya. Saya yakin di Kaltim bukan masalah ekonomi tetapi pola makan,” serunya.

 

TP PKK Pusat saat ini mengurangi lomba rutin yang sudah sering dilaksanakan. Lomba tersebut bukanlah tujuan utama bagi masyarakat. Seruan TP PKK Pusat menyatakan, “Gerakan PKK ini tidak dibangun atas dasar lomba, melainkan berdasarkan program tujuan. Sehingga, manfaat kegiatan PKK dapat dirasakan oleh masyarakat banyak.”

 

PKK telah bekerjasama dengan berbagai pihak selama bertahun-tahun, terus mengembangkan prestasi di Kabupaten Kota, sehingga pengurus pusat memberikan apresiasi kepada Bapak dan Ibu.

 

Jaringan Waspada Penyalahgunaan Narkoba Kota Balikpapan menyajikan drama remaja tentang pernikahan dini dalam rangkaian kegiatan. Serta, pemutaran video Karamunting dan tari-tarian kolosal, sebagai suguhan dari silaturahmi.

Baca Juga :  Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Gunung Bugis Nyaris Terbakar

 

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum TP PKK Pusat berdialog langsung dengan kader TP PKK Se Kaltim yang berusia di atas 70 tahun, untuk menanyakan kesan selama menjadi kader TP PKK.

 

Diketahui, PKK adalah organisasi yang besar, yang merupakan mitra pemerintah. Tidak ada di dunia ini organisasi sebesar PKK. PKK ini berbeda dengan organisasi lainnya, karena memiliki landasan hukum yang kuat yakni Peraturan Presiden RI yang diamanahkan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk membuat organisasi PKK.

 

Terdapat pula, bazar dari OPD terkait seperti DP3; Disdukcapil; DKUMKMPP; Dinas Kesehatan; DP3AKB dan lainnya.

 

Hadir pula Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik beserta Ketua TP PKK Provinsi Kaltim; Kepala OPD terkait; ratusan kader PKK Se Kaltim serta ratusan siswi Se Kota Balikpapan.(Adv)

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.