Harga Ikan Melonjak Tinggi Pasca Idul Fitri, Dampak Nelayan Tidak Melaut 

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Penjual Ikan di Pasar Klandasan Kota Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Penjual Ikan di Pasar Klandasan Kota Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Harga ikan mengalami kenaikan pasca lebaran idul fitri 1445 Hijriah.

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar membenarkan bahwa harga ikan mengalami kenaikan akibat permintaan ikan cukup tinggi yang berdampak terhadap harga di pasar tradisional atau pasar rakyat.

 

“Saat musim lebaran, seluruh nelayan nggak melaut. Mungkin pasca lebaran nanti mereka melaut kembali. Kami melakukan komunikasi dengan para pedagang bagaimana harga ikan,” jelasnya  kepada media, pada hari Selasa (16/4/2024).

 

Haemusri mengatakan pihaknya terus memantau harga komoditi pangan di pasar tradisional di Kota Balikpapan.

 

Terkait komoditi beras, ketersediaan beras masih tersedia di gudang Bulog sampai dengan bulan Juli 2024 sebanyak 2 ribu ton. Pihaknya terus berkomunikasi dengan pihak bulog. 

 

Meskipun sempat dipengaruhi dampak el nino, sehingga masa tanam dan masa panen itu agak jauh. Tentunya hal ini mempengaruhi tingkat masa tanam dan masa panen. Tidak hanya di Balikpapan tapi seluruh indonesia. “Stok beras di gudang bulog masih ada. Jadi aman Lah untuk beras,” ucapnya.

 

Haemusri mengimbau kepada seluruh masyarakat kota agar bijak berbelanja pasca Idul Fitri, berbelanja sesuai dengan kebutuhan.

 

Salah seorang penjual ikan di pasar klandasan, Jamal membenarkan jika harga ikan mengalami kenaikan, yang disebabkan para nelayan belum ada yang melaut, sedangkan permintaan tinggi. “Para pencari ikan masih belum pergi ke laut. Masih pada mudik,” terangnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Adapun harga ikan yang mengalami kenaikan harga yakni ikan layang semula dijual dengan harga Rp 35 ribu menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Ikan bandeng bias dijual dengan harga Rp 30 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu. 

Baca Juga :  Wagub Kaltim: Imdaad Hamid Bangun Balikpapan Hingga Menjadi Kebanggaan Kaltim  

 

Begitu juga, ikan kakap biasa dijual dengan harga Rp 75 ribu per kilogram melonjak dengan harga Rp 90 ribu. Ikan trakulu harga per kilogram Rp 65 ribu naik menjadi Rp 75 ribu. Termasuk, ikan tenggiri semula Rp 70 ribu menjadi Rp 75 ribu per kilogram.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.