Rasulullah SAW menembus langit ketujuh dalam peristiwa Isra Miraj. Hal ini menegaskan bahwa langit memiliki pintunya masing-masing.
Terkait pintu langit, Allah SWT telah berfirman melalui beberapa ayat Al-Qur'an.
Surat An-Naba Ayat 19
وَفُتِحَتِ ٱلسَّمَآءُ فَكَانَتْ أَبْوَٰبًا
Arab-Latin: Wa futiḥatis-samā`u fa kānat abwābā
Artinya: Dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu.
Surat Al-Hijr Ayat 14
وَلَوْ فَتَحْنَا عَلَيْهِم بَابًا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ فَظَلُّوا۟ فِيهِ يَعْرُجُون
Arab-Latin: Walau fataḥnā 'alaihim bābam minas-samā`i fa ẓallụ fīhi ya'rujụn
Artinya: Dan jika seandainya Kami membukakan kepada mereka salah satu dari (pintu-pintu) langit, lalu mereka terus menerus naik ke atasnya,
Surat Al-Qamar Ayat 11
فَفَتَحْنَآ أَبْوَٰبَ ٱلسَّمَآءِ بِمَآءٍ مُّنْهَمِرٍ
Arab-Latin: Fa fataḥnā abwābas-samā`i bimā`im mun-hamir
Artinya: Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah.
Demikian beberapa ayat Al-Quran yang bercerita tentang pintu langit, akan tetapi bagaimana sifat dari pintu langit tersebut, hanya Allah SWT yang Maha Mengetahui.
Sumber: Detik Hikmah
https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-7182512/tempat-tempat-yang-disinggahi-rasulullah-saw-saat-isra-miraj.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar