Kideco Kembali Meraih Penghargaan Gold Rank The 19th ASRRAT 2023 oleh NCCR

oleh -
Editor: Ardiansyah
Prof. Irwan Adi Ekaputra Chairman of ASRRAT Jury Committee 2023 (kiri) menyerahkan penghargaan kepada M. Kurnia Ariawan Direktur Utama PT Kideco Jaya Agung (kanan). Foto: HO/Kideco.
Prof. Irwan Adi Ekaputra Chairman of ASRRAT Jury Committee 2023 (kiri) menyerahkan penghargaan kepada M. Kurnia Ariawan Direktur Utama PT Kideco Jaya Agung (kanan). Foto: HO/Kideco.

BorneoFlash.com, JAKARTA – PT Kideco Jaya Agung (Kideco) kembali meraih peringkat Gold Rank pada The 19th Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT 2023) yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR), di Raffles Hotel Jakarta, Senin, (6/11/2023).

 

Acara ini merupakan pemberian penghargaan dan apresiasi kepada perusahaan yang telah menjalankan praktik tata kelola yang baik melalui penyusunan laporan keberlanjutan. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Prof. Dr. Irwan Adi Ekaputra selaku Chairman of ASRRAT Jury Committee 2023 kepada Direktur Utama Kideco M. Kurnia Ariawan.

 

Chairman Executive Director of NCCR, Dr. Ali Darwin dalam sambutannya menyampaikan bahwa partisipasi peserta ASRRAT 2023 yang berjumlah 68 peserta, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang berjumlah 50 peserta. 

 

“peningkatan ini menandakan komitmen dan dedikasi institusi di Indonesia dan luar negeri semakin meningkat untuk bergerak bersama menuju upaya keberlanjutan melalui praktik bisnis yang bertanggung jawab,” kata Ali Darwin.

M. Kurnia Ariawan Direktur Utama PT Kideco Jaya Agung menerima penghargaan gold rank ASRRAT 2023. Foto: HO/Kideco.
M. Kurnia Ariawan Direktur Utama PT Kideco Jaya Agung menerima penghargaan gold rank ASRRAT 2023. Foto: HO/Kideco.

Chairman Board of Trustee NCCR Prof. Bambang Brojonegoro menyampaikan bahwa ASRRAT 2023 tahun ini mengambil tema Navigating the Path to Net Zero: Accelerating Climate Action in Asia. 

 

“Planet kita telah mengalami peningkatan suhu sebesar 1,1°C akibat aktivitas manusia saat ini. Hal ini cukup mengkhawatirkan sehingga harus ada upaya nyata mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan dan untuk mencapai Net Zero Emission 2050 untuk memitigasi peningkatan suhu dan perubahan iklim tersebut,” ucap Bambang Brojonegoro.

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.