Olivia mengatakan, guru yang membimbing untuk persiapan lomba ini diantaranya ibu Marwiyah, ibu Ani Haspiati dan ibu Triana Yuni Astuti.
“Ini pengalaman saya pertama kali mengikuti lomba olimpiade secara offline. Saya sangat antusias mempersiapkan diri, mengikuti lomba ini karena untuk mengharumkan nama sekolah di tingkat provinsi,” ujar gadis yang mempunyai hobi membaca, menulis dan menari.
Sebelum mengikuti lomba, bekal yang disiapkan dengan belajar dari kisi-kisi yang diberikan oleh guru pembimbing. “Saya fokus ke pelajaran biologi, beribadah dan berdoa,” ungkapnya.
Yang terpenting, dirinya harus bisa menghilangkan rasa cemas, mengatur waktu saat pelaksanaan lomba, dan berpikir kritis dalam menjawab soal. “Ini tantangan yang dialami saat lomba,” katanya.
Sementara itu, guru pembimbing Triana Yuni Astuti mengucapkan puji syukur atas kemudahan yang telah Allah SWT berikan kepada anak didik SMPN 3 Balikpapan, sehingga salah satu pelajar SMPN 3 Balikpapan bisa kembali mendapatkan juara dalam lomba olimpiade biologi.
Triana berpesan agar tetap semangat dan terus berjuang meraih prestasi dalam cabang lomba akademik yang lainnya. “Saya berharap SMP Negeri 3 Balikpapan lebih banyak meraih prestasi akademik sampai tingkat internasional,” jelasnya.






