Uniba Dipilih Sebagai Tuan Rumah PMTM Ke -23 dan Musyawarah Nasional ke-13

oleh -
Pawai Forum Mahasiswa Mesin Indonesia (FMMI) di Universitas Balikpapan saat pembukaan Pertemuan Mahasiswa Teknik Mesin (PMTM) ke-23 dan Musyawarah Nasional ke-13. Foto : HO.
Pawai Forum Mahasiswa Mesin Indonesia (FMMI) di Universitas Balikpapan saat pembukaan Pertemuan Mahasiswa Teknik Mesin (PMTM) ke-23 dan Musyawarah Nasional ke-13. Foto : HO.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Kampus Universitas Balikpapan (Uniba) dipilih sebagai tuan rumah Pertemuan Mahasiswa Teknik Mesin (PMTM) ke-23 dan Musyawarah Nasional ke-13.

Forum Mahasiswa Mesin Indonesia (FMMI) selaku penyelenggara berencana menggelar kegiatan selama lima hari, yang mana dimulai dari Senin (22/11/2021) hingga Jumat (26/11/2021) mendatang.

Ketua pelaksana Munas ke-13 dan PMTM ke-23 FMMI, Naichal mengatakan bahwa kegiatan tersebut forum berkumpul untuk bersilaturahmi dan juga memberikan ide-ide gagasan sebagai upaya dalam arah gerak FMMI.

“Kemudian segala bentuk outputnya dari gagasan dalam pertemuan tersebut bisa diimplementasikan dan dirasakan kembali oleh masyarakat sekitar dalam bidang keilmuan,”ujarnya  Rabu (24/11/2021).

Arah gerak gagasan yang menjadi isu dalam pembahasan lanjut Naichal, mengacu pada perkembangan teknologi 4.0. Di mana para mahasiswa teknik mesin harus mempunyai inovasi sehingga dapat diterima masyarakat sebagai bagai bagian dari pengamalan Tri Dharma Pendidikan.

Pawai Forum Mahasiswa Mesin Indonesia (FMMI) di Universitas Balikpapan saat pembukaan Pertemuan Mahasiswa Teknik Mesin (PMTM) ke-23 dan Musyawarah Nasional ke-13. Foto : HO.
Pawai Forum Mahasiswa Mesin Indonesia (FMMI) di Universitas Balikpapan saat pembukaan Pertemuan Mahasiswa Teknik Mesin (PMTM) ke-23 dan Musyawarah Nasional ke-13. Foto : HO.

“Ada beberapa agenda kegiatan pada acara ini yang dirangkum selama 5 hari. Tentu saat ini perkembangan teknologi 4.0 juga menjadi isu sentral bagaimana mahasiswa Teknik mesin mampu menjawab tantangan itu,”paparnya.

Dari informasi yang dihimpun, kegiatan tersebut diikuti oleh lebih dari 70 kampus se Indonesia dimana masing-masing kampus mengutus anggota sebanyak 5 orang. Kendati acara berskala nasional pihak panitia tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

(BorneoFlash.com/Eko)

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.