Konkoorcab PKC PMII Kaltim-kaltara di Kabupaten PPU Simbol Dukungan IKN

oleh -
Konferensi Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Timur-Kalimantan Utara ke X berlangsung di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Senin (25/10/2021). Foto : BorneoFlash.com/Irwan.
Konferensi Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Timur-Kalimantan Utara ke X berlangsung di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Senin (25/10/2021). Foto : BorneoFlash.com/Irwan.

BorneoFlash.com, PENAJAM – Konferensi Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Timur-Kalimantan Utara(Konkoorcab PMII Kaltim-kaltara) ke X berlangsung di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Senin (25/10/2021).

Dalam kegiatan itu dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Kaltim Syafruddin, anggota DPRD PPU Irawan, Bupati PPU Abdul Ghafur Mas’ud, Polres PPU serta tamu undangan lainnya.

Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Kaltim-kaltara yang juga menjabat Bendahara Umum Pengurus Besar (PB) PMII, Panji Sukma Nugraha mengatakan, dipilihnya kabupaten PPU menjadi lokasi Konkoorcab PMII se Kaltim dan Kaltara adalah bagian dari simbol dan dukungan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru kedepan. 

Selain itu, Panji dan segenap PKC Kaltim-kaltara juga mendukung agar kabupaten PPU bisa pula ditetapkan sebagai Provinsi karena menjadi IKN nantinya. 

“Sebagaimana Jakarta adalah Ibu kota negara saat ini, dan DKI Jakarta itu Provinsi. Maka PMII se Kaltim-Kaltara akan mendukung dan berjuang untuk PPU jadi Provinsi sendiri,” kata Panji dalam sambutannya. 

Lanjutnya, dengan ditetapkannya Kabupaten PPU menjadi IKN ditambah dorongan kader-kader PMII Kaltim-kaltara agar PPU menjadi Provinsi sendiri. Maka ini dapat menjadi energi positif untuk anak-anak muda Kaltim dalam memposisikan peran strategisnya. 

“Adanya IKN menjadi spirit anak muda, khususnya PMII agar punya peran strategis memanfaatkan peluang,” kata Bendum PB PMII itu. 

Panji yang akan digantikan jabatannya sebagai Ketua PKC Kaltim-kaltara melalui mekanisme Konkoorcab ini berharap, kader-kader PMII mampu mengisi forum dengan gagasan-gagasan brilian. Melahirkan rekomendasi demi kemajuan PMII Kaltim-kaltara periode yang baru kedepan. 

“Rekomendasi-rekomendasi perbaikan dan pengembangan pola kaderisasi di PMII, serta terpilih ketua PKC Kaltim-Kaltara terbaik,” ucap dia. 

Dalam sambutannya, terkait IKN PPU dan Kabupaten kota di Kaltim yang bakal menjadi penyanggah ibu kota negara. Panji sempat menyinggung maraknya praktek-praktek pengrusakan lingkungan di Kaltim. Terlebih masih bebasnya operasi tambang yang tak memiliki izin. 

Baca Juga :  Tanam Bibit Pohon Bambu, Kepala DLH: Butuh Pelestarian Lingkungan di Sekitar Waduk
Para pengurus dan Tamu Undangan dalam Konferensi Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Timur-Kalimantan Utara ke X berlangsung di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Senin (25/10/2021). Foto : BorneoFlash.com/Irwan.
Para pengurus dan Tamu Undangan dalam Konferensi Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Timur-Kalimantan Utara ke X berlangsung di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Senin (25/10/2021). Foto : BorneoFlash.com/Irwan.

“Saya minta kader-kader PMII peka akan isu Kaltim, penambangan ilegal adalah pencurian kekayaan alam Kaltim. Mereka yang menjarah, masyarakat Kaltim yang menerima kerusakan lingkungannya,” tegas Panji. 

Ketua PB PMII bidang Aparatur, M. Rohim Hidayatullah yang juga hadir dalam agenda Konkoorcab PMII Kaltim-kaltara menambahkan, bahwa agenda ini juga sekaligus untuk memfasilitasi para pengurus cabang yang ada di Kalimantan Utara. Bahwasanya, rekomendasi agar dibentuk PKC Kaltara akan dilakukan dengan catatan. 

“PKC Kaltara terbentuk dengan catatan cabang-cabang di sana masif melakukan kaderisasi,” kata Rohim.

(BorneoFlash.com/Irwan)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.