BorneoFlash.com, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tengah mempersiapkan kebijakan baru yang berkaitan dengan pembelian bahan bakar bersubsidi jenis Bio Solar serta pengaturan distribusi Pertalite.
Kebijakan tersebut rencananya akan dituangkan dalam dua surat edaran Wali Kota Samarinda yang saat ini masih dalam tahap penyusunan akhir.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menata kembali mekanisme pembelian BBM bersubsidi sekaligus mengurangi berbagai persoalan di lapangan, seperti antrean panjang di SPBU maupun keberadaan kendaraan yang tidak memenuhi standar operasional.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menjelaskan bahwa surat edaran pertama akan mengatur tata cara pembelian Bio Solar bagi kendaraan yang beroperasi di wilayah Kota Tepian.
Ia mengatakan, kendaraan yang ingin mengakses solar bersubsidi nantinya diwajibkan terlebih dahulu mengambil nomor antrean melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor milik Dinas Perhubungan Samarinda.
“Untuk pembelian solar subsidi atau Bio Solar akan diterapkan mekanisme pengambilan antrean melalui UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Samarinda. Langkah ini dimaksudkan agar kami dapat menyaring kendaraan yang tidak memenuhi ketentuan, khususnya kendaraan yang mengalami over dimension dan overloading,” ujar Manalu, pada Rabu (11/3/2026).
Ia menuturkan, kebijakan tersebut juga merujuk pada surat edaran Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) kepada pemerintah daerah yang menegaskan bahwa penerima Bio Solar harus merupakan kendaraan yang layak beroperasi.
Kelayakan kendaraan tersebut dibuktikan melalui kelulusan uji berkala atau KIR. Melalui mekanisme ini, petugas akan melakukan pemeriksaan teknis terhadap kendaraan sebelum memberikan kupon pembelian Bio Solar.
“Status layak operasi ditunjukkan melalui kelulusan uji berkala KIR. Dengan demikian, saat kendaraan datang untuk membeli solar, petugas akan memeriksa kondisi teknisnya. Apabila kendaraan tidak memenuhi standar, maka fuel card dapat ditahan dan kupon pembelian Bio Solar tidak akan diberikan,” jelasnya.






