DEN Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik.

oleh -
Penulis: Wahyuddin Nurhidayat
Editor: Ardiansyah
Antrean kendaraan saat pengisian BBM di salah satu SPBU Kota Samarinda. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Antrean kendaraan saat pengisian BBM di salah satu SPBU Kota Samarinda. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
banner 300×250

BorneoFlash.com, JAKARTA – Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) M Kholid Syeirazi memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional tetap aman. Ia meminta masyarakat tidak khawatir atau panik karena PT Pertamina (Persero) terus menjaga pasokan.

 

Kholid menjelaskan cadangan BBM sekitar 20 hari bukan berarti stok akan habis setelah periode tersebut. Pertamina terus menambah pasokan sehingga ketersediaan BBM tetap stabil.

 

“Masyarakat perlu tetap tenang, tidak panik, dan tidak menimbun BBM karena tindakan tersebut justru dapat mengganggu perekonomian,” ujar Kholid di Jakarta, Minggu.

 

Ia menuturkan cadangan energi terdiri dari tiga jenis, yakni cadangan strategis, cadangan penyangga energi, dan cadangan operasional. Badan usaha seperti Pertamina menyediakan cadangan operasional yang selama ini sering disebut sekitar 20–23 hari.

 

Selain itu, cadangan operasional bersifat sirkuler. Ketika stok terpakai, badan usaha kembali menambah pasokan dari berbagai sumber, termasuk impor.

 

Di sisi lain, pemerintah wajib menyediakan cadangan penyangga energi sesuai kemampuan keuangan negara. Pemerintah menetapkan ketentuan tersebut melalui Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2024 tentang Cadangan Penyangga Energi.

 

Kholid menegaskan pasokan BBM tetap aman menjelang Idulfitri. Cadangan Pertalite mencapai 28 hari, Pertamax 29 hari, dan avtur juga berada pada level yang mencukupi.

 

Sementara itu, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro menjelaskan cadangan sekitar 20 hari merupakan cadangan operasional atau persediaan yang tersimpan di fasilitas penyimpanan.

 

Menurut dia, tingkat cadangan tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan beberapa negara lain. Vietnam memiliki cadangan operasional sekitar 15 hari, sedangkan Laos sekitar 10 hari.

 

Karena itu, Komaidi meminta masyarakat tetap tenang menjelang Idulfitri. Ia menilai Pertamina telah menyiapkan distribusi energi dengan baik, termasuk melalui Satgas Ramadan dan Idulfitri. Ia juga memastikan stok BBM di berbagai wilayah berada dalam kondisi aman. (*)

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.