BorneoFlash.com, SAMARINDA – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat kesiapan layanan kesehatan bagi calon jamaah haji dengan mengoptimalkan peran 188 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.
Seluruh fasilitas tersebut difungsikan sebagai garda terdepan pelayanan vaksinasi bagi jamaah haji tahun ini.
Optimalisasi layanan ini ditujukan untuk memastikan seluruh calon jamaah memperoleh perlindungan kesehatan secara merata dan mudah diakses, tanpa harus menempuh jarak yang jauh dari tempat tinggal masing-masing.
Vaksinasi menjadi bagian penting dalam tahapan persiapan kesehatan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi, khususnya vaksin meningitis dan polio, dilaksanakan di Puskesmas sesuai domisili calon jamaah haji di setiap daerah.
“Pelayanan vaksinasi bagi calon jamaah haji, terutama vaksin meningitis dan polio, dilaksanakan melalui Puskesmas di wilayah tempat tinggal masing-masing jamaah agar akses layanan kesehatan dapat lebih mudah dan merata,” ujar Jaya, pada Sabtu (7/2/2026).
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, sehingga calon jamaah tidak dibebani kewajiban untuk mendatangi fasilitas kesehatan yang berlokasi jauh dari domisili mereka.
Untuk daerah dengan jumlah jamaah yang relatif besar, seperti Kota Samarinda dan Kota Balikpapan, pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan tambahan berupa 26 Puskesmas yang dilengkapi fasilitas rantai dingin vaksin guna menjamin kualitas dan keamanan vaksin yang diberikan.





