BorneoFlash.com, JAKARTA – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengkaji pemberian diskon tarif listrik bagi wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Kementerian ESDM akan menetapkan durasi serta besaran diskon sebelum melaporkannya kepada Presiden Prabowo Subianto.
Bahlil menyatakan kebijakan ini merespons permohonan kepala daerah di wilayah terdampak. Ia menegaskan pemerintah hadir langsung menangani persoalan masyarakat.
Untuk memulihkan kelistrikan, Kementerian ESDM mengirim 1.000 unit genset karena sekitar 150 desa masih menunggu penyelesaian jaringan listrik. Pemerintah juga memulihkan layanan energi lain, termasuk distribusi BBM dan LPG, meski beberapa infrastruktur di sejumlah kabupaten masih membutuhkan pemulihan besar.
Di Aceh, Kementerian ESDM menyalurkan 1.000 unit genset berkapasitas 5.000 – 7.000 VA ke 224 desa yang belum teraliri listrik. Bantuan tersebut dilengkapi kabel, kontak listrik berstandar SNI, isolasi, serta pasokan BBM untuk kebutuhan 15 hari. (*)






