Bapanas Catat Serapan Beras Tertinggi Satu Dekade, Stok Nasional Tembus 12,5 Juta Ton

oleh -
Penulis: Wahyuddin Nurhidayat
Editor: Ardiansyah
Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden Prabowo di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). FOTO : ANTARA/HO-Bapanas
Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden Prabowo di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). FOTO : ANTARA/HO-Bapanas
banner 300×250

BorneoFlash.com, JAKARTABadan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat penyerapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebagai yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Capaian ini memperkuat cadangan pangan nasional, menjaga stabilitas harga beras, dan memastikan kesiapan pemerintah melakukan intervensi pangan di seluruh Indonesia.

 

Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa stok CBP sempat mencapai 4 juta ton pada pertengahan 2025 dan berada di angka 3,2 juta ton hingga akhir tahun. Pemerintah menugaskan pengadaan gabah dan beras sepanjang 2025 dengan target setara beras 3 juta ton. Perum Bulog merealisasikan pengadaan dari produksi dalam negeri sebesar 3,44 juta ton, dengan 3,2 juta ton masuk sebagai stok CBP.

 

Penyerapan tersebut setara sekitar 10 persen dari total produksi beras nasional 2025 yang mencapai 34,71 juta ton dan menjadi capaian tertinggi dalam satu dekade terakhir. Bapanas menilai keberhasilan ini menunjukkan keseriusan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

 

Amran melaporkan capaian tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto dalam agenda Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat. Ia juga menyampaikan bahwa stok beras nasional pada awal 2026 mencapai 12,53 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, sehingga pemerintah mampu menjaga stabilitas harga beras.

 

Stok tersebut mencakup persediaan Bulog serta beras di tingkat rumah tangga, penggilingan, pedagang, dan sektor horeka. Amran menegaskan stok beras di sektor horeka juga menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah dan meningkat sekitar 49 persen dibanding tahun sebelumnya.

 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan Indonesia telah mencapai swasembada beras di Karawang. Presiden menegaskan komitmennya untuk mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan, tidak hanya untuk beras, tetapi juga jagung, singkong, dan komoditas pangan lainnya. (*

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.