BorneoFlash.com, JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat dukungan bagi guru di wilayah terdampak bencana dengan memberikan tunjangan khusus Rp2 juta per orang.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan pemerintah memastikan layanan pendidikan darurat tetap berjalan sekaligus mengapresiasi pengabdian para guru. Sebanyak 17.500 guru menerima tunjangan tersebut untuk membantu meringankan beban ekonomi di tengah kondisi darurat.
Selain itu, Kemendikdasmen menyalurkan bantuan keuangan pendidikan dan bantuan barang berupa 2.873 ruang kelas darurat, 141.335 paket perlengkapan belajar siswa, serta 16.239 paket perlengkapan keluarga di tiga provinsi terdampak banjir dan longsor.
Kemendikdasmen melaksanakan seluruh bantuan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan terus memutakhirkan data, terutama di wilayah dengan akses terbatas seperti Aceh dan Sumatra Utara. (*)





