Penataan Digital Pasar Tangga Arung Square, Pemkab Kukar Kunci Praktik Rebutan Lapak

oleh -
Penulis: Ernita Sriana
Editor: Ardiansyah
Pasar Tangga Arung Square Tenggarong. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Pasar Tangga Arung Square Tenggarong. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR – Pemanfaatan sistem digital mulai diterapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam menata Pasar Tangga Arung Square. 

 

Kebijakan ini menjadi penanda perubahan pola penempatan kios yang selama ini kerap memicu persaingan antarpedagang.

 

Langkah tersebut diwujudkan melalui mekanisme penempatan kios berbasis sistem, yang akan diberlakukan terhadap ratusan pedagang resmi pasar. Penataan ini sekaligus menutup ruang negosiasi personal dalam penentuan lokasi berdagang.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, menjelaskan bahwa seluruh kios yang masuk dalam skema penataan merupakan milik pedagang yang telah terverifikasi dalam basis data pemerintah daerah.

 

Menurutnya, pengelompokan kios dilakukan berdasarkan jenis usaha untuk menciptakan keteraturan sirkulasi pasar serta memudahkan pengawasan.

 

“Penempatan sudah diklasifikasikan sesuai usaha. Jadi bukan sekadar menentukan posisi, tapi juga menata pola aktivitas pasar,” ungkap Sayid, pada Rabu (17/12/2025). 

Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

Dengan lebih dari 20 jenis usaha yang terdata, penataan ini diarahkan untuk menghilangkan kecemburuan terkait lokasi strategis. Sistem berbasis aplikasi dipilih agar seluruh proses berjalan objektif dan dapat dipantau.

 

Fathullah menegaskan, pendekatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan rasa keadilan, tetapi juga menjaga stabilitas aktivitas perdagangan di Tangga Arung Square ke depan.

 

“Kami ingin pasar ini tertib sejak awal, sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.