BorneoFlash.com, DENPASAR – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunggu pengajuan tambahan anggaran dari BNPB untuk penanganan banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyebut BNPB telah membentuk satgas khusus di wilayah terdampak.
Purbaya memastikan Kemenkeu menyiapkan dana tambahan, tetapi belum menetapkan jumlahnya karena masih mencermati kebutuhan. Hingga kini, BNPB belum mengajukan permintaan resmi. Ia memperkirakan BNPB masih menghitung kebutuhan anggaran untuk penanganan bencana di tiga provinsi tersebut.
Ia juga menyatakan BNPB masih memiliki cadangan anggaran Rp500–600 miliar untuk kebutuhan darurat. Pada 2025, BNPB menerima alokasi APBN sebesar Rp2,01 triliun, turun dari Rp4,92 triliun pada 2024.
BNPB melaporkan 836 korban meninggal akibat banjir dan longsor hingga Kamis (4/12/2025) pukul 16.00 WIB, sementara puluhan ribu warga mengungsi karena rumah mereka rusak atau hanyut. Tim gabungan terus mengevakuasi dan mencari korban, membuka akses jalan, serta menyalurkan bantuan di tiga provinsi tersebut. (*)





