Pemkab Kutai Barat

Wings Air Kembali Terbang ke Melak, Perjalanan Samarinda-Kubar Kini Hanya 45 Menit

lihat foto
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kubar, Rita Nursandy bersama Kepala Kantor UPBU Kelas III Melalan, Melak, Bernard R. Purba dan Kabid Prasarana Dishub Kubar Hafiluddin Mardjuni saat Rapat Koordinasi Penerbangan Perdana Wings Air Rute Samarinda-Melak,
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kubar, Rita Nursandy bersama Kepala Kantor UPBU Kelas III Melalan, Melak, Bernard R. Purba dan Kabid Prasarana Dishub Kubar Hafiluddin Mardjuni saat Rapat Koordinasi Penerbangan Perdana Wings Air Rute Samarinda-Melak, Senin (8/6/2026). Foto: HO/ Diskominfo Kubar

BorneoFlash.com, SENDAWAR - Kabar baik bagi masyarakat Kutai Barat (Kubar). Maskapai Wings Air akan kembali melayani penerbangan rute Samarinda (AAP)-Melak (GHS) mulai 17 Juni 2026. Kehadiran rute ini diharapkan memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kabupaten Kubar.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kubar, Rita Nursandy, mengatakan pembukaan kembali rute penerbangan tersebut merupakan hasil komunikasi dan negosiasi yang cukup panjang antara pemerintah daerah dan pihak maskapai.

Menurut Rita, berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya, kali ini Wings Air menyetujui pembukaan rute tanpa meminta pemerintah daerah menyediakan dana deposit maupun skema blok kursi untuk menjamin keterisian penumpang.

“Alhamdulillah pihak Wings Air menyetujui penerbangan ini tanpa meminta deposit. Namun mereka berharap pemerintah turut membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar antusias menggunakan rute tersebut,”ujar Rita, seusai Rapat Koordinasi Penerbangan Perdana Wings Air Rute Samarinda-Melak, pada Senin (8/6/2026).

Pada kegiatan itu, dihadiri Kepala Kantor UPBU Kelas III Melalan, Melak, Bernard R. Purba dan Kabid Prasarana Dishub Kubar Hafiluddin Mardjuni. 

Penerbangan ini akan memberikan keuntungan besar dari sisi efisiensi waktu. Jika melalui jalur darat perjalanan Samarinda-Melak memerlukan waktu berjam-jam, melalui jalur udara hanya membutuhkan sekitar 35 hingga 45 menit.

Rita menilai layanan tersebut akan sangat membantu masyarakat yang memiliki keperluan pemerintahan, bisnis, pendidikan maupun aktivitas lain yang membutuhkan mobilitas cepat menuju Samarinda dan daerah sekitarnya.

Selain memudahkan masyarakat, keberadaan penerbangan reguler juga diyakini mampu meningkatkan aktivitas ekonomi di Bandara Melalan dan membuka peluang investasi yang lebih luas di Kubar.

Dengan dibukanya kembali penerbangan Samarinda-Melak setelah hampir empat tahun tidak beroperasi, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut sehingga konektivitas, aktivitas ekonomi, dan investasi di Kubar terus berkembang.

Sementara itu, Station Manager Wings Air GHS, Andi Muh. Dhevara, menjelaskan rute Samarinda-Melak dibuka karena tingginya potensi permintaan perjalanan dari sektor pemerintahan, bisnis, pertambangan, perkebunan, dan masyarakat umum.

lihat foto
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kubar, Rita Nursandy bersama Kepala Kantor UPBU Kelas III Melalan, Melak, Bernard R. Purba dan Kabid Prasarana Dishub Kubar Hafiluddin Mardjuni saat Rapat Koordinasi Penerbangan Perdana Wings Air Rute Samarinda-Melak, Senin (8/6/2026). Foto: HO/ Diskominfo Kubar
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kubar, Rita Nursandy bersama Kepala Kantor UPBU Kelas III Melalan, Melak, Bernard R. Purba dan Kabid Prasarana Dishub Kubar Hafiluddin Mardjuni saat Rapat Koordinasi Penerbangan Perdana Wings Air Rute Samarinda-Melak, Senin (8/6/2026). Foto: HO/ Diskominfo Kubar

Pada tahap awal, penerbangan akan dilayani tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Jadwal keberangkatan dari Samarinda pukul 09.05 Wita dan tiba di Melak pukul 09.50 Wita. Sedangkan penerbangan dari Melak berangkat pukul 10.15 Wita dan tiba di Samarinda pukul 11.00 Wita.

“Untuk saat ini masih percobaan tiga kali seminggu. Jika tingkat keterisian penumpang terus meningkat dan berkelanjutan, frekuensinya bisa ditingkatkan menjadi setiap hari,”kata Andi.

Rute ini akan menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi. Namun khusus penerbangan dari Melak menuju Samarinda, jumlah penumpang dibatasi sekitar 65 orang karena panjang landasan pacu Bandara Melalan yang masih sekitar 1.300 meter.

Wings Air menargetkan tingkat keterisian penumpang atau load factor sebesar 70 persen agar rute tersebut dapat beroperasi secara berkelanjutan. (*/Adv Diskominfo Kubar)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar