BorneoFlash.com, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memberikan perhatian terhadap penggunaan trotoar selama bulan Ramadan.
Di tengah kondisi yang relatif tertib, masih ditemukan aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) serta jasa penukaran uang yang memanfaatkan trotoar sebagai lokasi usaha.
Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Anis Siswantini, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berupaya menjaga ketertiban selama Ramadan.
Namun, ia menekankan bahwa trotoar harus tetap difungsikan sebagaimana mestinya, yakni sebagai fasilitas bagi pejalan kaki.
Menurutnya, meskipun sebagian pelaku usaha telah berinisiatif menggeser lapak agar tidak terlalu mengganggu, hal tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan peruntukan trotoar.
Oleh karena itu, para pedagang diminta untuk membongkar lapaknya secara mandiri setelah Hari Raya Idulfitri.






