“Kalau dijalankan oleh orang yang berintegritas, maka politik bisa melahirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat,” katanya.
Rahmat juga mengaku latar belakang kehidupannya membuat dirinya merasa dekat dengan persoalan masyarakat. Ia menuturkan berasal dari keluarga sederhana yang tidak memiliki latar belakang politik.
“Ibu saya pedagang dan bapak saya petani. Saya lahir dari keluarga biasa, sehingga cukup memahami kondisi masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah pesisir Kutai Kartanegara, dapat memandang politik secara lebih substantif serta tidak sekadar mengikuti arus.
Menurutnya, partisipasi masyarakat yang sadar dan kritis sangat penting dalam menentukan kualitas kebijakan publik di masa mendatang.
“Harapannya masyarakat bisa lebih memahami bagaimana proses politik berjalan, karena dari sanalah berbagai kebijakan yang kita rasakan hari ini lahir,” pungkasnya.






