BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Safari Ramadan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dinilai bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memetakan kebutuhan masjid secara langsung.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Yono Suherman menyebut, kunjungan pemerintah kota ke masjid-masjid di Balikpapan memberi dampak ganda. Selain memperkuat ukhuwah Islamiah, kegiatan tersebut membuka ruang evaluasi terhadap kondisi sarana dan prasarana tempat ibadah.
“Dengan adanya Safari Ramadan, pemerintah kota bisa melihat langsung perkembangan masjid-masjid. Harapannya, kontribusi terhadap fasilitas ibadah bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya, pada Selasa (3/3/2026).
Menurut Yono, kehadiran wali kota dan jajaran pemerintah dalam salat berjamaah bersama masyarakat menunjukkan kepedulian nyata terhadap kehidupan keagamaan warga. Hal ini juga berdampak pada meningkatnya animo masyarakat untuk beribadah.
Politisi Partai Nasdem menilai, Safari Ramadan dapat menjadi sampel lapangan bagi pemerintah dalam menentukan bentuk dukungan yang benar-benar dibutuhkan, baik berupa bantuan fasilitas seperti pendingin ruangan (AC), perbaikan sarana, hingga dukungan saat terjadi bencana.
“Kalau pemerintah hadir langsung, maka bantuan yang diberikan akan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Tidak hanya simbolis,” tegasnya.
Yono berharap kunjungan rutin ini dapat memperkuat komitmen pemerintah dalam memfasilitasi pembangunan dan perawatan masjid di Kota Balikpapan. Dengan koordinasi yang baik, distribusi bantuan dapat lebih terarah dan merata.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kekayaan nilai keagamaan di Balikpapan melalui kebersamaan antara pemerintah dan warga.
“Safari Ramadan bukan hanya soal kegiatan keagamaan, tetapi bagaimana kita membangun kedekatan, memperkuat silaturahmi, dan meningkatkan semangat beribadah masyarakat,” tambahnya.
Adanya pendekatan langsung dan partisipatif ini, DPRD berharap masjid-masjid di Balikpapan semakin representatif, sekaligus menjadi pusat pembinaan umat dan penguatan nilai kebersamaan di tengah masyarakat. (*)






