BorneoFlash.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan untuk menjaga harga sembilan bahan pokok (sembako) agar tetap stabil selama Ramadan hingga Lebaran.
Untuk menindaklanjuti arahan tersebut, Prabowo meminta Zulhas turun langsung ke berbagai daerah. Ia harus mengecek ketersediaan pangan sekaligus memastikan harga tetap terjangkau bagi masyarakat.
“Saya menjalankan perintah Presiden dengan berkeliling memastikan ketersediaan pangan, program MBG (Makan Bergizi Gratis), Kopdes (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih), dan pengelolaan sampah berjalan lancar,” ujar Zulhas kepada wartawan usai rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
“Selama puasa dan Lebaran, kami memastikan sembako tersedia, harganya terjangkau, dan tidak naik.”
Dalam rapat itu, Prabowo juga memerintahkan jajaran pemerintah memperketat pemantauan stok pangan selama Ramadan hingga Lebaran. “Kami memantau stok pangan secara ketat sepanjang bulan puasa hingga Lebaran,” tambah Zulhas.
Selain masalah pangan, Prabowo memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia untuk membahas kondisi energi di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Dalam pertemuan itu, Bahlil melaporkan perkembangan sektor energi, termasuk dampak penutupan Selat Hormuz oleh Angkatan Laut Iran hingga waktu yang belum ditentukan.
Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis di Asia Barat yang menyalurkan minyak dari negara-negara produsen ke pasar Asia.
“Kami melaporkan kondisi geopolitik terbaru kepada Presiden, termasuk penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Situasi ini dapat memengaruhi pasokan minyak dunia, sementara Indonesia masih mengimpor minyak menjelang Lebaran,” kata Bahlil. (*)







