Eks Swalayan 88 Juanda Disiapkan Jadi Sentra UMKM Modern di Samarinda

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Ardiansyah
Asisten II Setda Kota Samarinda, Marnabas Patiroy. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Asisten II Setda Kota Samarinda, Marnabas Patiroy. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
banner 300×250

Langkah ini dilakukan agar produk UMKM yang ditampilkan memiliki kualitas yang mampu bersaing lebih luas.

 

“Produk UMKM tidak boleh hanya diminati saat pameran. Kualitas harus dijaga agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengembangan kawasan ini juga mencakup penyediaan fasilitas pendukung seperti kafe, ruang kreatif, hingga co-working space. 

 

Dengan demikian, UMKM tidak hanya memiliki tempat berjualan, tetapi juga ruang untuk berkembang.

 

“Fasilitas yang disiapkan mencakup ruang kreatif dan area kolaborasi, sehingga pelaku UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan, tidak hanya bertahan,” ungkapnya.

 

Proses kurasi produk akan dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan kualitas rasa, kemasan, serta konsistensi produksi. 

 

Di sisi lain, pemerintah juga berupaya membantu pelaku usaha menekan biaya produksi, salah satunya melalui penyediaan layanan cetak kemasan lokal.

 

“Upaya ini dilakukan agar pelaku UMKM tidak perlu mencetak kemasan di luar daerah, sehingga biaya produksi dapat ditekan,” ucapnya.

 

Melalui pengembangan ini, kawasan eks Swalayan 88 Juanda diharapkan menjadi pusat baru pemberdayaan UMKM di Samarinda, sekaligus menjadi ruang kolaborasi dan pertumbuhan bagi pelaku usaha lokal. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.