“Ini bukan hanya soal ketertiban, tapi juga keselamatan. Jangan sampai ada korban hanya karena kelalaian atau kesenangan sesaat,” tegasnya.
Agustinus juga meminta aparat penegak hukum untuk melakukan patroli rutin dan penindakan apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.
“Penegakan aturan harus tegas agar ada efek jera. Kalau dibiarkan, ini bisa berulang dan semakin sulit dikendalikan,” katanya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, terutama pada malam hari hingga menjelang sahur.
“Pengawasan keluarga menjadi kunci. Orang tua harus memastikan anak-anaknya tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar aturan dan membahayakan,” bebernya.
DPRD Kukar berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan selama Ramadan, sehingga suasana ibadah tetap aman, nyaman, dan kondusif.








