BorneoFlash.com, KUKAR – Masih belum meratanya layanan air bersih di Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi perhatian DPRD Kukar.
Dari total 237 desa dan kelurahan, tercatat baru 171 wilayah yang telah menikmati layanan Perumda Tirta Mahakam.
Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Akhmad Akbar Haka Saputra, menilai kondisi tersebut menunjukkan masih adanya pekerjaan rumah besar yang harus segera dituntaskan pemerintah daerah.
“Kalau dari 237 desa dan kelurahan masih ada puluhan yang belum terlayani, berarti pemerataan ini memang harus dipercepat. Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat,” ungkapnya, pada Rabu (25/2/2026).
Berdasarkan data Perumda Tirta Mahakam, sebanyak 127 desa dan 44 kelurahan telah terlayani.
Sementara sisanya, mayoritas berada di wilayah pedalaman dengan tantangan geografis yang tidak ringan, termasuk sejumlah desa di Kecamatan Tabang.
Akbar Haka mengakui kondisi topografi Kukar yang luas dan beragam menjadi kendala dalam pembangunan jaringan perpipaan.








