Rita menambahkan buah naga kerap dikaitkan dengan kelancaran buang air besar karena kandungan serat dan airnya yang cukup tinggi. Buah tersebut dapat dikonsumsi baik saat sahur maupun berbuka.
Untuk sayuran, ia menyarankan jenis yang relatif mudah dicerna seperti bayam dan wortel.
Kedua sayuran ini dinilai praktis diolah dan mudah dipadukan dengan berbagai menu utama.
Selain itu, sayuran hijau lainnya serta sayur buah seperti labu siam juga baik untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Ia menyarankan masyarakat membagi konsumsi buah dan sayur di waktu sahur dan berbuka agar kebutuhan serat tetap terpenuhi meski frekuensi makan berkurang selama puasa.
Rita mengatakan, kombinasi buah, sayur, serta lauk berprotein hewani dan nabati membantu menjaga keseimbangan gizi sekaligus mendukung kinerja saluran cerna tetap optimal sepanjang Ramadan. (*/ANTARA)






