Airlangga Dorong Danantara Beri Kepastian Fiskal kepada Moody’s

oleh -
Penulis: Wahyuddin Nurhidayat
Editor: Ardiansyah
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto . FOTO: ANTARA/Putra M. Akbar/bar
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto . FOTO: ANTARA/Putra M. Akbar/bar

BorneoFlash.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menjelaskan arah kebijakan fiskal Indonesia kepada lembaga pemeringkat Moody’s.

 

Airlangga menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Opening Ceremony ABAC Meeting I 2026 di Jakarta, Sabtu.

 

Ia menilai penjelasan itu penting karena Danantara kini mengelola dividen yang sebelumnya masuk ke kas negara sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Selain itu, Danantara juga menjalankan fungsi investasi sebagai sovereign wealth fund (SWF).

 

Airlangga menegaskan Moody’s membutuhkan kejelasan arah kebijakan fiskal sejak pembentukan Danantara. Ia ingin memastikan tidak muncul ketidakpastian, terutama terkait perubahan alokasi anggaran investasi.

 

Meski terjadi penyesuaian kebijakan, Airlangga memastikan pemerintah tetap menjaga disiplin fiskal. Pemerintah mempertahankan defisit anggaran maksimal tiga persen dan rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) di bawah 40 persen.

 

Sebelumnya, Moody’s mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level Baa2. Lembaga pemeringkat tersebut mengubah outlook dari stabil menjadi negatif.

 

Moody’s juga menekankan pentingnya prediktabilitas kebijakan, komunikasi publik, koordinasi antarlembaga, serta penguatan basis penerimaan negara untuk mendukung belanja prioritas dan pertumbuhan ekonomi. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.