DKI Gelar Pangan Murah, Pasokan Tetap Aman Jelang Imlek dan Ramadan

oleh -
Penulis: Wahyuddin Nurhidayat
Editor: Ardiansyah
Ilustrasi- Sejumlah komoditas pangan cabai rawit merah dan cabai merah keriting yang dijual pedagang di Pasar Ciracas, Jakarta Timur. FOTO: ANTARA/Harianto.
Ilustrasi- Sejumlah komoditas pangan cabai rawit merah dan cabai merah keriting yang dijual pedagang di Pasar Ciracas, Jakarta Timur. FOTO: ANTARA/Harianto.

BorneoFlash.com, JAKARTA – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok memastikan ketersediaan pangan di Jakarta menjelang Imlek dan Ramadhan tetap mencukupi meskipun kebutuhan masyarakat meningkat.

 

Ia menjelaskan kenaikan kebutuhan terbesar terjadi pada komoditas telur ayam sebesar 7,50 persen. Kebutuhan daging sapi dan kerbau serta bawang putih juga meningkat, masing-masing sebesar 3,57 persen.

 

Untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan pangan murah keliling melalui BUMD Pangan DKI Jakarta. Pemprov DKI juga menyalurkan paket pangan murah kepada kelompok masyarakat tertentu guna mempermudah akses bahan pangan dengan harga terjangkau.

 

Dalam program tersebut, penerima manfaat dapat membeli paket berisi beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, ikan kembung, dan susu UHT. Pemprov DKI menetapkan harga paket sebesar Rp126.000, termasuk bagi penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). (*

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.