Menanggapi harapan insan pers agar hubungan TNI dan wartawan semakin erat, Brigjen Anggara langsung menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan ruang khusus bagi wartawan di lingkungan Korem 091/ASN sebagai tempat singgah, berdiskusi, dan bertukar informasi.
“Silakan dimulai, paling tidak satu bulan sekali, agar komunikasi dapat terjalin lebih intens,” ujarnya, yang langsung ditindaklanjuti oleh staf.
Selain membahas isu-isu aktual daerah, Danrem 091/ASN juga memaparkan sejumlah program prioritas TNI di Kaltim yang merupakan penugasan berjenjang dari Presiden melalui Panglima TNI.
Program tersebut meliputi penguatan ketahanan pangan, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta percepatan perbaikan infrastruktur dasar yang bersifat mendesak.
Ia meminta wartawan turut berperan aktif menyampaikan informasi terkait kondisi infrastruktur di lapangan.
“Apabila rekan-rekan menemukan jembatan desa yang rusak parah dan membahayakan masyarakat, mohon informasikan kepada kami,” pintanya.
Saat ini, kata Anggara, sudah terdapat sejumlah titik yang menjadi fokus prajurit TNI dalam membantu perbaikan infrastruktur masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa negara benar-benar hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Dalam mendukung ketahanan pangan, Korem 091/ASN juga menjalankan program cetak sawah di Kaltim.
Total lahan yang telah siap mencapai 1.320,82 hektare, tersebar di empat kabupaten, yakni Berau seluas 425 hektare, Paser 201 hektare, Kutai Timur 553,41 hektare, dan Mahakam Ulu 141,41 hektare. (*)





